Dewan Pers

Dark/Light Mode

Piala Dunia 2022

Gagal Ke-16 Besar, Kanada Mau Cetak Sejarah Lawan Maroko

Senin, 28 November 2022 05:15 WIB
Para pemain Kanada di pentas Piala Dunia 2022. (Foto : ist)
Para pemain Kanada di pentas Piala Dunia 2022. (Foto : ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kanada menjadi tim kedua yang masuk kotak di pentas Piala Dunia 2022 Qatar usai takluk oleh Kroasia. Pelatih Kanada memastikan bakal tetap serius di laga terakhir.

Timnas Kanada gagal berkiprah usai telak 1-4 atas Krosia pada laga Grup F Piala Dunia 2022, Minggu (27/11/2022) dengan kick-off pukul 23.00 WIB.

Berita Terkait : Korea Selatan Vs Ghana, Taeguk Warriors Jangan Anggap Remeh Lawan

Empat gol Kroasia diciptakan oleh Andrej Kramaric pada menit ke-36 dan 70, Marko Livaja menit 44 dan Lovro Majer 90+4. Sedangkan gol Kanada disumbangkan oleh Alphonso Davies pada menit ke-2.

Kekalahan ini membuat Kanada gagal menuju 16 besar di Qatar. Kanada tidak memiliki harapan lolos ke babak 16 besar meski masih menyimpan satu pertandingan karena sudah menderita dua kali kalah. Sebelumnya Kanada kalah 0-1 dari Belgia.

Berita Terkait : Ditekuk Kosta Rika, Jepang Tunda Lolos Ke 16 Besar

Meski kalah lawan Kroasia, kepala pelatih Kanada, John Herdman tetap mengapresiasi anak asuhnya yang menunjukkan semangat lawan tim-tim besar.

"Saya pikir kami menunjukkan dalam 25 menit pertama bahwa Kanada yang kecil dapat bersaing dengan yang terbaik di dunia. Kami menunjukkan bahwa kami dapat bersaing," kata Herdman.

Menyisakan satu laga melawan Maroko, John Herdman bertekad memompa semangat anak asuhnya memenangkan laga terakhir. Baginya ini adalah sejarah yang harus ditorehkan.

"Kami memiliki pertandingan besar melawan Maroko, pertandingan besar untuk Kanada dalam arti bahwa ada banyak hal yang harus kami mainkan. Kami datang ke sini untuk membuat sejarah,"katanya.

Gagal di dua laga, Herdman yakin pemainnya bisa menang di laga ketiga.

"Pertandingan kedua mereka mengatakan ingin mencetak gol, jika gol itu cukup untuk memenangkan pertandingan yang akan membuat kami mendapat tiga poin tetapi ternyata tidak. Pertandingan terakhir ini adalah tentang mendapatkan hasil dan kemenangan untuk Kanada," tutupnya.