Dewan Pers

Dark/Light Mode

Piala Dunia 2022

Bawa Prancis Lolos Pertama, Begini Catatan Apik Mbappe Di Qatar

Minggu, 27 November 2022 06:23 WIB
Megabintang PSG, Kylian Mbappe. (Foto : Skysport)
Megabintang PSG, Kylian Mbappe. (Foto : Skysport)

RM.id  Rakyat Merdeka - Megabintang PSG, Kylian Mbappe kembali menjadi pahlawan Prancis di pentas Piala Dunia 2022 Qatar. Dia mencetak dua gol, termasuk gol penentu kemenangan, saat juara bertahan Prancis mengalahkan Denmark 2-1 pada pertandingan kedua Grup D di Stadion 974, Minggu (27/11) dini hari WIB.

Aksi Mbappe mengantarkan Prancis menjadi tim pertama yang lolos ke 16 besar Piala Dunia.

Berita Terkait : Prancis, Negara Pertama Yang Ngacir Ke 16 Besar, Terima Kasih Mbappe...

Prancis mencatat kemenangan kedua untuk lolos ke fase gugur setelah sebelumnya menghajar Polandia. Mbappe mencetak gol saat laga masuk satu jam.

Tak lama kemudian Andreas Christensen menyamakan kedudukan untuk Denmark sebelum Mbappe kembali mencetak gol pada menit ke-86 setelah meneruskan umpan silang Antoine Griezmann.

Berita Terkait : Mimpi Besar Lewandowski Terwujud, Saudi Batal Ke 16 Besar

Setelah mencetak empat gol untuk Prancis pada Piala Dunia 2018 dan satu gol saat melawan Australia, Mbappe kini sudah memasukkan tujuh gol dalam sembilan penampilan Piala Dunia.

Tim asuhan Didier Deschamps kini menyisakan laga melawan Tunisia. Hasil imbang akan memastikan mereka memuncaki grup. Bahkan kalaupun kalah mereka tetap finis pertama.

Statistiks Sky Sport mencatat, Mbappé menjadi pemain kedua yang mencetak gol dalam tiga pertandingan Piala Dunia berturut-turut untuk Prancis setelah Just Fontaine, yang mencetak gol dalam enam penampilan beruntun di tahun 1958.

Mbappé juga mencetak gol ke-30 dan ke-31 untuk Prancis, mencetak 14 gol dalam 12 penampilan terakhirnya untuk tim nasional. Sejauh ini, dia memiliki lebih banyak tembakan daripada pemain lain di Piala Dunia Qatar dengan tiga dari lima tepat sasaran menghasilkan gol.

Prancis kini menjadi juara bertahan kelima di Piala Dunia yang memenangkan dua pertandingan pembukaan mereka di turnamen tersebut setelah Italia pada 1938, Uruguay pada 1954, Brasil pada 1998, dan Brasil pada 2006.