Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Erick: Solo Sangat Siap Jadi Penyelenggara Piala Dunia U-20

Minggu, 12 Maret 2023 12:09 WIB
Ketua PSSI Erick Thohir (kedua kanan) dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (ketiga kiri) saat meninjau Stadion Manahan Solo, Minggu (12/3). Menpora sekaligus Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali, Wakil Ketua Umum PSSI II Ratu Tisha Destria (kanan), dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kedua kiri) hadir dalam peninjauan tersebut. (Foto: Istimewa)
Ketua PSSI Erick Thohir (kedua kanan) dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (ketiga kiri) saat meninjau Stadion Manahan Solo, Minggu (12/3). Menpora sekaligus Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali, Wakil Ketua Umum PSSI II Ratu Tisha Destria (kanan), dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (kedua kiri) hadir dalam peninjauan tersebut. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Panitia Penyelenggara FIFA U-20 World Cup 2023 (LOC), Erick Thohir bergerak cepat meninjau venue calon penyelenggara pertandingan Piala Dunia U-20. Turnamen sepak bola akbar kedua FIFA, yang diikuti 24 negara.

Setelah mengecek persiapan Stadion Jakabaring di Palembang Sumatera Selatan dan Stadion Jalak Harupat di Kabupaten Bandung Jawa Barat, hari ini Erick memonitor langsung kondisi fisik Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah.

Stadion yang dipersiapkan menghelat laga final Piala Dunia U-20, menjadi venue krusial yang butuh perhatian khusus. Manahan bakal jadi pusat perhatian luas dunia.

Dalam kunjungan akhir pekan ini, Erick didampingi Zainuddin Amali (Menpora), Ratu Tisha (Wakil Ketua Umum PSSI), Essy Asiah (Direktur Prasarana Strategis Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR), serta jajaran pengurus PSSI dan LOC.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka juga hadir dalam sesi peninjauan.

"Kalau di cabor sepeda ada Tour de France, yang kami lakukan ini Tour Stadium. Kunjungan ke Solo sangat penting. Karena kota ini tak hanya menjadi ajang babak penyisihan dan partai final, tetapi juga acara selebrasi penutupan Piala Dunia U-20," papar Erick.

Karena itu, Erick turun memberi pendampingan dan membantu mencari solusi.

Baca juga : Gencarkan Sosialisasi Etik

Erick bilang, Piala Dunia U-20 penting artinya buat Indonesia. Apalagi saat ini, bersama negara-negara Asia Tenggara, Indonesia juga sudah mulai membicarakan proses bidding tuan rumah Piala Dunia 2034.

"Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 jadi ujiannya. Kita harus sukses dan serius. Kaitannya dengan Piala Dunia U-20, kita cek satu per satu. Event ini menjadi harga diri bangsa kita,” tegus Erick.

Pada akhir Februari lalu, FIFA dalam kunjungannya ke Solo, memberikan sejumlah catatan terkait renovasi.

Mereka meminta peningkatan kualitas rumput lapangan, penambahan anti slippery floor atau lantai anti licin, Serta pemasangan rumput sintetis di area sekeliling lapangan pertandingan.

Selain itu, pihak Pemkot Surakarta (Solo) juga diperintahkan melakukan perbaikan minor fasilitas toilet buat penonton.

Di samping kewajiban merenovasi media tribun, pembuatan kamera platform, penambahan CCTV, pembongkaran pagar tribun yang menghalangi pandangan penonton, serta penambahan flagpole atau tiang bendera.

Selain itu, FIFA juga menginstruksikan adanya penataan kawasan stadion, commissioning test lampu lapangan, dan perbaikan lampu area parkir plus pembuatan garis parkir.

Baca juga : Erick: Kapan Lagi, Jabar Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20?

Semua itu dibenahi secara masif oleh pemkot dengan bantuan Kementerian PUPR.

Proses pengerjaannya diyakini tuntas sebelum kedatangan FIFA, pada 25 Maret mendatang.

Saat ini, progress renovasi di Stadion Manahan sudah mendekati tuntas. Termasuk juga penanaman rumput lapangan, yang sudah pada tahapan topdress dan penyulaman.

Begitu juga pergeseran gerbang stadion, sesuai permintaan FIFA.

“Kami bersyukur, Solo terlihat siap menyelenggarakan Piala Dunia U-20. Proses renovasi berjalan lancar. Tinggal membereskan beberapa hal yang sifatnya minor, seperti rumput. Pihak Kementerian PUPR, menjanjikan proses perbaikannya tepat waktu. Kita berharap semuanya berjalan lancar,” tutor Erick.

Dalam kesempatan itu, Erick menyampaikan pesan, agar stakeholders terkait memperhatikan spot sponsor di area sekitar stadion.

Jangan sampai bertabrakan dengan sponsor-sponsor FIFA. Serta harus berkoordinasi dengan sponsor dari BUMN.

Baca juga : Erick Segera Turun Gunung Ke 6 Kota, Ngecek Infrastruktur Piala Dunia U-20

"Kita harus menjaga sponsor-sponsor FIFA. Fasilitas lain, saya lihat tidak ada masalah yang berarti," ujar Erick mewanti-wanti.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka minyan menyambut baik imbauan Erick.

"Kami siap menjadi tuan rumah yang baik,” tegas putra sulung Presiden Joko Widodo tersebut.

Dari Solo, Erick yang juga mantan Presiden Inter Milan akan mendatangi Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali.

Senin (13/3) besok, Erick bakal memantau Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

LOC berharap, segala kekurangan bisa dibereskan, mengingat FIFA bakal melakukan verifikasi akhir pada 21-27 Maret mendatang. ***

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.