Dark/Light Mode

Ketum PSSI: Euforia Selesai, Ayo Fokus Ke Ajang Selanjutnya

Sabtu, 20 Mei 2023 08:45 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (ketiga kiri) dalam arak-arakan merayakan kesuksesan Timnas U-22, di Jakarta, Jumat (19/5). (Foto: Instagram Erick)
Ketua Umum PSSI Erick Thohir (ketiga kiri) dalam arak-arakan merayakan kesuksesan Timnas U-22, di Jakarta, Jumat (19/5). (Foto: Instagram Erick)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan, euforia SEA Games 2023 sudah berakhir. Erick ingin Timnas Indonesia fokus pada ajang selanjutnya, yaitu kualifikasi Piala Asia U-23 dan kualifikasi Piala Dunia 2026.

Erick mengatakan, arak-arakan yang digelar kemarin, merupakan bentuk apresiasi PSSI dan Kemenpora atas perjuangan Garuda Muda meraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja. Namun begitu, Erick berpesan agar para pemain tidak terus larut dalam kebahagiaan.

"Euforia sudah selesai. Sekarang kita persiapkan kembali untuk event-event selanjutnya," ujar Erick, di sela perayaan kemenangan Timnas U-22, di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, kemarin.  

Erick mengatakan, apresiasi ini merupakan hal yang lumrah bagi para atlet yang berhasil membawa pulang medali emas. Namun, Erick tak ingin euforia yang terjadi disikapi berlebihan hingga membuat para pemain merasa sudah puas.

"Ini jangan sampai Timnas kita dipuji terbang, nanti dikritik jatuh. Ini yang harus kita jaga. Kita benar-benar harus persiapkan. Mereka yang muda-muda ini akan menjadi core pembangunan Timnas masa depan," lanjutnya.

Baca juga : Erick: Euforia Sudah Selesai, Ayo Fokus Ke Ajang Selanjutnya

Menteri BUMN ini mengungkap, PSSI telah menyusun rencana jangka pendek, menengah, dan panjang untuk para pemain Timnas. Pemain Timnas mulai harus bersiap diri menghadapi sejumlah turnamen besar seperti kualifikasi Piala Dunia 2026, Asian Games, hingga Piala Asia.

Erick berharap, Asian Games dapat menjadi sarana bagi Garuda Muda untuk meningkatkan pengalaman bertanding. Sebab, Erick akan mengirim tim SEA Games asuhan Coach Indra Sjafri ke Piala AFC.

Saat ini, Indonesia juga sedang mempersiapkan tim senior asuhan Shin Tae-yong untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Pertandingan AFC 2024 di Qatar. Hasil di dua ajang itu diharapkan dapat memberikan penampilan terbaik guna meningkatkan peringkat Indonesia di FIFA.

Piala Dunia 2022 adalah edisi terakhir untuk format 32 peserta. Mulai 2026, akan ada 48 peserta yang jelas meningkatkan harapan Timnas Indonesia untuk meraih tiket lolos, meski jelas itu tidak akan mudah. Dalam Piala Dunia 2026, wakil Asia ditambah menjadi 8 peserta.

Beberapa agenda yang akan menanti Timnas Indonesia U-22 adalah kualifikasi Piala Asia U-23 2024 dan Asian Games 2023. PSSI ingin agenda ini ditatap dengan serius.

Baca juga : Ketika BSI Tumbuh Semakin Solid Dan Berkelanjutan

Undian grup kualifikasi akan berlangsung pada 25 Mei ini. Untuk undian ini, Indonesia sudah dipastikan menjadi tuan rumah, sehingga tinggal menunggu lawan yang akan dihadapi. PSSI pun telah menetapkan Indra Sjafri yang akan menangani Garuda Muda di dua ajang tersebut. Adapun Shin Tae Yong akan fokus bersama Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2023.

Erick akan memberi kesempatan skuad Timnas U-22 untuk tampil di Asian Games yang akan digelar tahun ini. Menurut dia, ajang tersebut dapat memberi pengalaman kepada para pemain muda.

"Alhamdulilah kami punya dua pelatih jagoan, kami akan bagi tugas. Shin Tae-yong akan menangani Timnas Indonesia untuk kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia, lalu Indra Sjafri Asian Games," terang Erick.

Mantan Presiden Inter Milan ini ingin Timnas Indonesia bisa meningkatkan lagi kualitasnya. Untuk itu, PSSI telah menggelar kerja sama dengan berbagai federasi sepak bola negara lain untuk memperbaiki kualitas Liga dan mencari pengganti Indra Sjafri di posisi Direktur Teknik PSSI.

"Kami sudah melakukan tanda tangan untuk benchmarking liga dengan Jerman. Salah satunya juga mencari Dirtek," ujar Erick.

Baca juga : OSO Sebut Kemenangan Ganjar Harga Diri Partai

Terakhir, Erick berjanji akan memberikan bonus dari kantongnya sendiri kepada Timnas Indonesia U-22 yang sukses meraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja. Soal besarannya, Erick enggan membeberkan. Menurutnya, uang bukanlah segalanya, karena yang terpenting adalah torehan prestasi.

"Nanti kalau sudah ditransfer, tanya saja kepada pemain. Uang itu bukan segalanya. Prestasi, baru uang," kata Erick.■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.