Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Diragukan kembali juara dunia MotoGP, Valentino Rossi cuek bebek. Rossi tetap ingin membalap meski sadar faktor usia akan menjadi masalah.
Sejauh ini, banyak suara yang menilai Rossi sudah “mentok” dan sulit jadi juara dunia lagi. Di musim 2019 ini saja, Rossi baru bisa naik podium di MotoGP Amerika. Itupun urutan ke dua. Termasuk, seri MotoGP Inggris lalu, ketika dirinya punya peluang karena start dari posisi dua.
Baca juga : Perluas Jaringan, OYO Hotels Bidik Pasar Indonesia Timur
Hal ini, membuat banyak pihak ragu kalau Rossi bisa meraih juara lagi. “Itu normal di usiaku dan dalam fase karir saya,” ungkap Valentino Rossi yang kini berusia 40 tahun dilansir dari Speedweek.com, Minggu (8/9).
“Ketika saya membuat tiga race buruk, orang mulai berkata, ‘Dia sudah tua, sudah waktunya untuk menetap di rumah’,” tambah juara dunia sembilan kali itu.
Baca juga : Mbah Moen Tutup Usia, Ahok Sampaikan Duka Cita
Memang, The Doctor sempat tiga kali tidak finish di MotoGP 2019 ini ketika terjatuh di Mugello, Catalunya dan Assen. Padahal itu tiga sirkuit yang sangat disukainya. “Hasil Silverstone (Inggris-red) cukup baik. Karena saya tahu saya bisa kompetitif ketika saya berkendara dengan baik. Saya akan terus berusaha,” aku Vale. [KW]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya