Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 35 penumpang maskapai Air Canada mengalami luka-luka akibat turbulensi ketika pesawat sedang mengudara menuju Sidney, Australia pada Kamis (11/7). Seperti dilansir CNN, maskapai Air Canada dengan nomor penerbangan AC33, yang dijadwalkan berangkat dari Vancouver, Kanada pada Kamis (11/7) menuju Australia. Namun, pesawat terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandar Udara Internasional Daniel K Inouye, Honolulu, Hawaii. Pesawat itu tiba di Hawaii pukul 12.45 siang waktu setempat.
"Kami baru saja mengalami turbulensi yang cukup cepat. Banyak penumpang yang menghantam langit-langit pesawat, banyak yang berteriak," kata salah seorang penumpang bernama Michael Bailey.
"Kursi di depan saya, seorang gadis membentur plastik yang ada di atas kepalanya dan menghancurkannya, dan masker oksigen pun keluar, penumpang pada panik," ucap dia.
Baca juga : Anis Matta, Awas Berlinang Air Mata
Penumpang lain juga mengatakan, "(Pesawat itu) sepertinya jatuh sekitar 100 kaki atau sekitarnya karena kami semua membentur langit-langit pesawat." Menurut pihak Air Canada, pesawat yang membawa 269 penumpang serta 15 awak pesawat itu telah sempat melewati Hawaii selama dua jam, ketika secara tiba-tiba mengalami turbulensi yang tak terduga.
Mengutip Reuters, seorang juru bicara Air Canada juga melaporkan bahwa hingga kini, dari sejumlah penumpang, hanya satu yang baru keluar dari rumah sakit. Juru bicara Administrasi Penerbangan Federal, Ian Gregor menginformasikan bahwa saat insiden terjadi, pesawat sedang mengudara di ketinggian 36 ribu kaki dengan jarak kira-kira 600 mil dari wilayah barat daya Honolulu.
Baca juga : Musim Kemarau, Momentum Naikkan LTT Lahan Rawa
"Prioritas utama kami selalu keselamatan penerbangan, penumpang dan awak pesawat serta sebagai tindakan pencegahan, awak medis siaga untuk memeriksa para penumpang di Honolulu," ujar pihak Air Canada .
Insiden serupa juga pernah terjadi di maskapai Turkish Airlines juga pernah mengalami turbulensi ketika mengudara menuju Bandara John F. Kennedy, New York pada Maret lalu. Akibatnya, sekitar 29 penumpang terluka.
Baca juga : PAN Jual Mahal, Apa Jual Murah
Selain itu juga dalam penerbangan dari Kosovo menuju Perancis yang mengalami turbulensi pada Juni. Hal ini pun diabadikan ke dalam sebuah video yang memperlihatkan awak pesawat menghantam langit-langit pesawat dan penumpang lainnya terlihat berdoa. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya