Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Nasioalisme petenis putri Jepang, Naomi Osaka sangat besar. Sekalipun tumbuh dan besar di Amerika Serikat, dia menolak tawaran dari pemerintah AS untuk menjadi warga negaranya.
Osaka, ingin bela negara Jepang di kompetisi tenis dunia, Olimpiade 2020. Seperti dilaporkan Reuters, AS menginginkan Osaka menjadi warga negara lantaran semua persyaratan sudah terpenuhi.
Baca juga : Matador Ditahan Norwegia
Sekalipun Osaka asli kelahiran Jepang, namun petenis terbaik ketiga dunia itu keturunan Haiti, dan besar di AS. Terlebih, Osaka adalah petenis berprestasi. Terakhir, dia berhasil mengalahkan petenis nomor satu dunia, Ashleigh Barty, di China Open, 6 Oktober lalu.
Bisa jadi, pemerintah AS menginginkan Osaka berkostum AS saat Olimpiade 2020, dengan Jepang sebagai tuan rumah. Penolakan Osaka ini membuktikan nasionalisme petenis 21 tahun itu tidak luntur.
Baca juga : Puyol Tolak Jabatan Direktur Barcelona
Padahal, di Jepang ia kerap mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari orang-orang Jepang. Salah satunya ialah komentar rasial dari duo komedian Jepang yang mengatakan bahwa Osaka “terlalu cokelat” dan “butuh pemutih”. [BSH]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya