Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Program B50 Dinilai Perkuat Swasembada Energi dan Tekan Impor BBM
- S&P Pertahankan Rating Indonesia, Kepercayaan Investor Tetap Kuat
- Igor Tolic Ungkap Alasan Pilih Gabriel Mutombo Jadi Benteng Baru Persib
- Resmi, Lilipaly Berseragam Semen Padang FC
- Piala AFF 2026, Marc Klok Bidik Prestasi Bersama Timnas Indonesia
Liga Inggris
Sering Jadi Masalah, Klopp Masih Percaya VAR
Selasa, 2 Januari 2024 06:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Klub liga Inggris Liverpool dan ππͺπ₯π¦π° ππ΄π΄πͺπ΄π΅π’π―π΅ ππ¦π§π¦π³π¦π¦ (VAR) sempat menjadi sorotan pada September lalu. Itu setelah gol yang dicetak Luis Diaz ke gawang Tottenham Hotspur dianulir karena offside.
Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp sangat marah pada saat kejadian itu. Ia menuntut peninjauan kembali setelah gol Diaz tidak disahkan. Pekan ini, makin banyak diskusi terkait VAR. Setelah Arsenal kebobolan gol yang dipertanyakan saat melawan West Ham.
Baca juga : Arsenal Dibekap Fulham, Spurs Bersiap Masuk 3 Besar
Mengingat kontroversi yang terjadi di sepanjang musim ini, Klopp ditanya apakah otoritas sepakbola Inggris harus menghapus VAR.
“Hampir setiap kali kita menonton pertandingan dan berpikir, ‘Baik, bagaimana mungkin?’ Dua gol kami dianulir. Menurut saya, keduanya merupakan gol yang sah di semua negara,” ujar Klopp, Senin (1/1).
Baca juga : Ada Kobbie Mainoo, Man United Mau Depak Sofyan Amrabat
Menurut Klopp, semua orang membicarakan hal itu terus menerus, dan semua orang sudah mengetahui apa yang harus dilakukan. “Pihak berwenang mungkin sudah mengetahuinya. Apa maksudnya? Tapi mereka harus berani. Maksudnya apa?” katanya.
Kendati demikian, Klopp tidak setuju jika VAR dihapuskan. “Menggunakan VAR dengan lebih baik mungkin adalah hal yang benar dan saya pikir itu bisa dilakukan,” tegasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya