Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pelatih RANS Nusantara Alfredo Vera tak mau anak asuhnya loyo menghadapi kompetisi BRI Liga 1. Saat Liga 1 diliburkan, RANS justru menggelar uji coba untuk mencari formasi terbaik menghadapi 4 laga sisa.
Posisi RANS Nusantara masih terancam masuk zona degradasi. Empat laga sisa, RANS masih berpoin 34 arau beda 3 poin dari Arema FC yang menempati peringkat ke-16 alias batas bawah zona degradasi.
Uji coba RANS dilakukan lawan PS Hizbul Wathon (PSHW) UMY di Yogyakarta International School Soccer Field, Kapanewon Mlati, Rabu (3/4).
Baca juga : Ratusan Pramusaji Lomba Balap Lari
Secara khusus uji tanding digunakan untuk mencari formula terbaik menghadapi sisa laga BRI Liga 1 2023/24.
Pada babak pertama, Pelatih RANS Nusantara FC, Alfredo Vera, menurunkan Wahyudi (GK), Samsul Arifin, Dandi Maulana, Muhammad Syukron, Marckho Merauje, Ilhamsyah, Rizky Pellu, Irfan, Kenshiro, Antoni Nugroho, dan Kushedya Hari Yudo.
Babak pertama berjalan lancar menggunakan formasi 4-2-3-1, setelah Rizky Pellu dan Kenshiro Daniels membuat RANS FC unggul 2-0 lebih dulu.
Baca juga : Alfredo Vera Pede Bawa RANS Nusantara Menjauhi Zona Neraka
Perubahan pemain terjadi pada babak kedua. Try Hamdani, Valda, Francisco Carneiro, Nosi Setiawan, Taufik Hidayat, Antonius Tuna, Aqsal Mustofa, Mitsuru Maruoka, Abdul Rahman, Muhammad Irman, dan Rabbani Tasnim turut tampil.
Abdul Rahman membuat The Phoenix bertambah unggul menjadi 3-0. Namun, PSHW UMY memperkecil kedudukan menjadi 3-1. Hasil itu bertahan sampai akhir laga uji coba.
Alfredo Vera mengungkapkan maksud tujuan melaksanakan uji tanding melawan PSHW UMY. Pelatih asal Argentina itu ingin melihat anak asuhnya beraksi.
Baca juga : Portugal Vs Swedia, Formasi Anyar Minus Para Bintang
“Ya kita melakukan uji coba untuk melihat pemain-pemain yang jarang bermain dan pemain bisa lebih mengerti gaya permainan yang saya inginkan,” ucap Vera usai pertandingan.
Menurut Vera, sudah ada peningkatan positif dari Mitsuru Maruoka dan teman-teman dalam memahami taktik yang diinginkannya.
“Saya lihat sudah lebih baik dan masih harus perlu perbaikan, tetapi sudah baik. Kita tadi bisa bermain dengan intensitas yang cukup baik juga,” tutur pelatih berusia 51 tahun itu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya