Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Sifat pemarah pebalap Formula Satu (F1) Red Bull Max Verstappen muncul kembali saat Grand Prix (GP) Hungaria di Sirkuit Hungaroring, Minggu (21/7/2024) malam. Nitezen pun menjuluki Verstappen sebagai ‘Mad Max’ atau Si Pemarah yang berulah kembali.
Diketahui, balapan Grand Frix F1 di Hungaria ini dimenangkan pebalap McLaren Oscar Piastri. Sedangkan, Verstappen finish di posisi lima (P5).
Sebelum menasbihkan diri sebagai juara dunia tiga kali pada 2021-2023, Verstappen dikenal sebagai pebalap agresif. Bahkan, rela tampil “grasak grusuk” demi jadi yang terbaik. Gaya itu hilang selama tiga musim karena “tak punya lawan” sepadan. Tapi di Hungaroring, gaya itu kembali.
Berawal dari proses start yang tidak berjalan mulus. Verstappen yang memulai balapan dari P3, berusaha menyalip pebalap McLaren Lando Norris di Tikungan Satu (T1). Upayanya memang berhasil memperbaiki posisi naik satu tingkat. Tapi, itu didapat setelah dia melewati batas trek.
Dalam komunikasi radio dengan timnya, Verstappen diminta mengembalikan P2 pada Norris demi menghindari investigasi dari penyelenggara balapan. Karena dia dianggap mendapat keuntungan saat melebar keluar trek.
Baca juga : Harris Kantongi Restu Elite Partai Demokrat
Pebalap asal Belanda itu tak terima. Sejak saat itu hingga akhir balapan, Verstappen “meledak”. Berbagai umpatan, bahkan pada timnya terdengar di saluran radio tim. Puncaknya, manuver 𝘥𝘪𝘷𝘦𝘣𝘰𝘮𝘣 atau nekatnya di Lap 63. Bahkan, hampir membuatnya celaka.
Saat itu, Verstappen berupaya mendahului pebalap Mercedes Lewis Hamilton di T1 dengan divebomb. Verstappen yang melakukan pengereman terlambat mengalami ban terkunci. Sedangkan, Hamilton sedang dalam posisi ingin menikung.
Bukannya berhasil merebut P3, mobil Verstappen justru “terbang” karena ban belakangnya menyentuh ban depan mobil Hamilton. Beruntung, dia bisa mengendalikan mobil dan melanjutkan balapan hingga Lap 70. Untungnya lagi, dia tak mendapat penalti karena manuver tersebut.
Setelah insiden itu, Verstappen kembali mengulangi umpatannya pada berbagai pihak. Hingga pengarah balapan Red Bull menyebutnya kekanakan. Sedangkan netizen merujaknya dan nenyebut “Mad Max” alias Max Si Pemarah telah berulah kembali.
Usai balapan, Verstappen mengaku, kecewa pada balapannya. Karena tidak bisa mengimbangi kecepatan McLaren.
Baca juga : Hakim Persilakan KPK Usut Dugaan Kesaksian Palsu
Dia berharap, timnya bisa melakukan strategis dengan baik. Tapi, itu tak didapatkannya.
“Itulah mengapa ini jadi balapan yang sulit untuk kami,” tegas Verstappen, dilansir dari Planet F1, Senin (22/7/2024).
Dia mengakui, tahun lalu mobilnya jauh lebih cepat dari tim lain. Sedangkan tahun ini, semuanya seakan berbalik. Timnya tidak lagi bisa menguasai F1 seorang diri. Karena terbukti, musim ini sudah ada tujuh pebalap berbeda yang memenangi balapan.
“Itu membuat saya frustasi. Saya ingin segalanya dilakukan lebih baik,” ujarnya.
Dia juga menolak meminta maaf atas berbagai kemarahannya di radio tim selama balapan. Yang perlu dilakukan, kata dia, melakukan pekerjaan yang lebih baik. Dia bilang, tiap pebalap berhak berbicara vokal di radio tim.
Baca juga : Sembako Mahal Lagi
“Kalau ada yang tidak suka, lebih baik tinggal di rumah saja,” tegasnya.
Jika beberapa orang tidak menyukainya, maka tetaplah di rumah,” tegasnya.
Verstappen masih memimpin klasemen pebalap dengan 265 poin. Dia masih unggul 76 poin dari Norris di P2.
Sedangkan Piastri yang memenangkan balapan, berada di P9 dengan 97 poin. “Hari yang sangat istimewa bagi saya,” kata Piastri.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 23 Juli 2024 dengan judul Piastri Juara GP F1 Hungaria 2024, “Mad Max” Berulah Lagi
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya