Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Trimedya Harap Rakernas PGSI Lahirkan Keputusan Terbaik
Minggu, 15 September 2024 19:47 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) Trimedya Panjaitan berharap Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PGSI menghasilkan keputusan-keputusan terbaik untuk memajukan olahraga gulat di Tanah Air. Sehingga prestasi gulat di kancah internasional bisa lebih baik.
Hal itu disampaikan Trimedya Panjaitan dalam sambutan pembukaan Rakernas PP PGSI di Hotel Graha Kardopa, Binjai, Medan (15/09/2024).
Menurutnya, prestasi gulat yang sudah diraih pada SEA Games 2023 di Kamboja tidak langsung jadi dan butuh proses.
"Kita ingin cabor gulat bisa mempertahankan medali yaitu 6 emas, 6 perak dan 2 perunggu di SEA Games 2025 di Thailand. Untuk itu Rakernas harus betul-betul menjadi sarana dan acuan menjalankan roda organisasi," kata Trimedya.
Baca juga : Kabinet Disesuaikan Kebutuhan Presiden
Rakernas tersebut dihadiri 21 Pengprov PGSI guna menyusun program-program kerja selama 2025. Baik program kerja jangka pendek, maupun jangka panjang. Selanjutnya program tersebut akan dikonsolidasikan dengan pengrurus Pengprov PGSI di seluruh Indonesia.
Program jangka pendeknya adalah digelarnya seleksi nasional untuk SEA Games 2025 di Thailand. Kemudian jangka panjangnya kejuaraan gulat internasional, baik di Asia Tenggara maupun Asia sesuai kalender federasi gulat dunia (UWW).
Trimedya mengungkapkan alasan Rakernas PP PGSI bersamaan dengan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh dan Sumut adalah untuk memudahkan dalam pencarian bibit-bibit atlet.
"PON Aceh-Sumut tentu akan menghasilkan bibit-bibit atlet. Selanjutnya PP PGSI akan memantau dan membina atlet-atlet di bawah usia 25 tahun ke bawah, supaya ada regenerasi," ujar politisi PDI Perjuangan itu.
Baca juga : Dinda Kirana, Jago Perankan Korban KDRT
Bahkan, dalam pelaksanaan PON Aceh-Sumut ini, PP PGSI telah mengirimkan wasit dari Korea Selatan dan Vietnam agar bisa bermain fair play. "Kita tidak mau pertandingan gulat dicederai oleh permainan pengurus daerah wasit demi mengejar medali. Karena itu akan merusak pembibitan atlet," katanya.
Hadir dalam Rakernas tersebut Sekjen PP PGSI, Gusti Randa, Wakil Ketua KONI Pusat, Purwadi dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Binjai yaitu Kadispora Kota Binjai, Iwan Setiawan, Kapolsek Kota Binjai, AKBP Misriyanto, Danramis 01 Kapten Inf Pakpahan dan perwakilan dari Kajaksaan Negeri Binjai.
Sementara itu, Wakil Ketua KONI Pusat, Purwadi mengakatan Rakernas PP PGSI bisa menghasilkan keputusan terbaik buat atlet dan oganisasi. Lalu, dia berharap pelaksanaan PON XXI Aceh- Sumut bisa menghasilkan atlet untuk SEA Games 2025.
"PP PGSI punya peranan dalam melakukan pembibitan atlet. KONI berharap pertandingan PON cabor gulat berjalan dengan baik," katanya.
Baca juga : GDPS Tindak Tegas Penipuan Perekrutan Pegawai
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya