Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Petinju kelas berat Tyson Fury dianggap sudah belajar dari kekalahan pada pertarungan pertama pada melawan Oleksandr Usyk. Makanya, dia yakin bisa mengalahkan Usyk pada laga ulang alias 𝘳𝘦𝘮𝘢𝘵𝘤𝘩 21 Desember mendatang.
Diketahui, Fury kalah angka di duel pertama melawan Usyk. Namun, Presiden Top Rank Todd DuBoef yakin hasil tersebut tidak akan terulang.
Dia yakin di pertengahan duel, petinju berjuluk 𝘛𝘩𝘦 𝘎𝘺𝘱𝘴𝘺 𝘒𝘪𝘯𝘨 itu akan menghancurkan Usyk di pertengahan laga. Di duel pertama, DuBoef mengaku menyaksikan langsung.
Baca juga : Ada Tikus Di Makanan, Penerbangan Dialihkan
Dia berpikir, duel akan berjalan berat sebelah. Dengan Fury lebih unggul. Tapi, Fury malah seperti melepasnya, hingga akhirnya kalah.
“Fury memulai dengan sedikit lambat namun kemudian masuk ke dalam ritmenya dan saya pikir itu adalah sebuah pukulan yang mudah,” kata DuBoef, mengutip dari 𝘚𝘬𝘺 𝘚𝘱𝘰𝘳𝘵, Sabtu (28/9/2024).
Tapi, setelah dia terkena pukulan kiri, kata DuBoef, ritmenya hilang. Begitu juga dengan fokusnya. Dan berakhir dengan kekalahan. Hal tersebut, kata dia, harus jadi pelajaran bagi Fury.
Baca juga : InJourney Lakukan Re-Masterplan Kawasan Candi Borobudur
“Dia mendapat pelajaran, dan itu adalah pelajaran yang sulit,” katanya.
Dia yakin, di rematch nanti, Fury akan jadi petinju yang lebih baik. Petinju yang lebih percaya pada diri sendiri. Apalagi, kepribadian Fury terletak pada karakternya di atas ring. “Dia tidak akan menerima begitu saja karena sudah mendapat pelajaran berharga,” katanya.
Senada dengan DuBoef, bos Matchroom Frank Warren juga yakin Fury akan bangkit dari kekalahannya atas Usyk. Pria yang juga kerap mempromotori Fury itu mengatakan, sang petinju merupakan sosok yang filosofis.
Baca juga : Bayern Munchen Dan Juventus Menang Banyak
Merasa telah memenangkan duel, lengah, lalu duel berjalan ketat, hingga akhirnya kalah. “Dia harus keluar dan melakukan apa yang dilakukannya di paruh pertama pada duel pertama,” kata Warren.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya