Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Pebulutangkis putra dan tunggal putri Indonesia Jonatan Christie dan Gregoria Mariska Tunjung menjaga asa meraih gelar ajang Indonesia Master 2025. Jojo dan Jorji, sapaan pebulutangkis Indonesia, menang atas dalam dua wakil Taiwan.
Bertanding di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2025), Jojo menang atas Lin Chun Yi dengan duel tiga game, 21-9, 10-21, 21-15.
Kendati berhasil mengamankan tiket ke perempat final, Jonatan sempat mengalami sejumlah kendala. Beruntung, peraih medali emas Asian Games 2018 itu bisa beraksi dengan baik. Jonatan bisa mengubah strategi dan pola permainan, hingga berhasil memenangkan pertandingan.
“Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan walaupun ada sedikit kendala juga,” kata Jonathan, usai pertandingan.
Pebulutangkis peringkat tiga dunia itu menilai, Lin sempat diuntungkan pada gim kedua. Karena arah angin dan kondisi di lapangan kedua yang tak kondusif. Selain itu, di gim ini, permainan Jojo kurang tenang dan terbawa suasana yang kurang menguntungkan. Sehingga kehilangan poin di gim kedua. Kata pebulutangkis kelahiran Jakarta ini, di gim ini, lawan bermain jauh lebih sabar dan aman.
Baca juga : Warga Panik, Angkut Barang Dan Mengungsi
“Lawan lebih nyaman karena diuntungkan arah angin. Di gim pertama saya lebih enak untuk mengontrol jalannya 𝘴𝘩𝘶𝘵𝘵𝘭𝘦𝘤𝘰𝘤𝘬,” jelas Juara 𝘈𝘭𝘭 𝘌𝘯𝘨𝘭𝘢𝘯𝘥 2024 𝘪𝘯𝘪.
Di tinggal putra, Jojo berstatus sebagai satu-satunya wakil Merah Putih yang tersisa. Dengan status itu, Jojo akan berjuang mati-matian. “Pasti, saya berusaha untuk memberikan penampilan terbaik,” ujar nya.
Di tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung pun menang atas wakil Taiwan, Hsiang Ti Lin. Jorji menang tiga game dengan 21-13, 15-21, 21-14.
Dari nomor ganda campuran, pasangan Indonesia Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati berhasil mengikuti jejak Jonatan. Rinov/Lisa lolos ke perempatfinal usai menyingkirkan wakil Inggris Gregory Mairs/Jenny Mairs dua gim langsung.
Meski memperoleh kemenangan, ganda yang baru menjalani debut di 𝘐𝘯𝘥𝘪𝘢 𝘖𝘱𝘦𝘯 2025 itu tetap akan mengevaluasi sejumlah kelemahan mereka di laga tersebut. Di antaranya, kurang tenang dalam menerapkan strategi. Lisa mengaku, dia banyak membuat kesalahan yang membuat Rinov sedikit kewalahan.
Baca juga : Pagar Laut Tangerang Dibongkar 2 Tank Amfibi
“Kami mencoba mengubah strategi dengan bermain lebih tenang untuk akhirnya bisa meraih kemenangan di laga ini,” kata Lisa.
Menatap perempat final, Rinov/Lisa bertekad akan tampil dengan menutup sejumlah celah pada pertandingan kali ini. Lisa menambahkan, di laga melawan Mairs/Mairs, keduanay kerap membuat kesalahan sendiri.
“Saya berharap bisa bermain lebih baik lagi di babak berikutnya,” ujarnya.
Sementara, Rinov mengakui, masih perlu melakukan adaptasi untuk saling memahami gaya bermain satu sama lain di lapangan. Dia bilang, keduanya masih membutuhkan sedikit penyesuaian saat berada dil lapangan.
“Masih ada waktu untuk bisa membuat kami satu sama lain kompak,” ungkap Rinov.
Baca juga : 263 HGB Terbit Tahun 2023, Hadi Tjahjanto Buka Suara
Langkah Rinov/Lisa gagal diikuti ganda campuran Indonesia lainya, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Pasangan tersebut kalah dari wakil Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei dengan skor 22-24, 14-21.
Usai laga, Felisha mengatakan, menghadapi turnamen yang levelnya lebih tinggi, mereka harus lebih tahan. Tidak boleh untuk bermain terburu-buru, dan harus bisa mengontrol permainan. [PYB]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya