Dark/Light Mode

Klopp Anggap Boxing Day Sebuah Kejahatan

Jumat, 27 Desember 2019 05:22 WIB
Juergen Klopp. (Foto : twitter@LFC)
Juergen Klopp. (Foto : twitter@LFC)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp mengkritik gelaran Boxing Day di Liga Inggris. Bagi pria asal Jerman itu, bermain dalam dua laga di rentang waktu 48 jam itu sebuah kejahatan.

“Tidak ada satupun pelatih yang mempermasalahkan digelarnya Boxing Day setiap tahun. Tetapi, bertanding dalam waktu kurang dari 48 jam adalah sebuah kejahatan,” ucap Klopp.

Berita Terkait : Siap Dilantik, 5 Anggota Dewan Pengawas KPK Sudah Merapat ke Istana

Sehari setelah Natal, di Inggris memiliki budaya Boxing Day, sebagai hiburan selepas Natal sekaligus menjelang tahun baru. Pertandingan itu berlangsung sejak Kamis-Minggu (26-29/12). Seluruh klub Liga Inggris, diwajibkan melakoni dua laga.

Sebenarnya, Liverpool termasuk aman di Boxing Day karena melokoni dua laga tidak terlalu berdekatan. Melawan Leicester City pada Jumat (27/12), dan Wol verhampton Wanderers di hari Minggu (29/2).

Berita Terkait : Emak emak DPR Banteng Beri Sembako Ke Panti Asuhan

Namun tetap saja, membuat Klopp geregetan. Klopp menjelaskan, tubuh seorang pemain perlu diistirahatkan sebelum mulai pertandingan lagi. Menurutnya, itu adalah hal dasar yang semua orang tanpa menjadi ahli pun tahu hal tersebut.

Bisa jadi, Klopp protes karena kebingungan menempatkan pemain di Boxing Day. Pasalnya, Liverpool saat ini sedang mengalami badai cedera setelah Alex Oxlade Chamberlain menderita cedera engkel dan menambah panjang daftar pemain The Reds yang harus menepi hingga awal tahun mendatang.[BSH]