Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pembalap Jack Miller mengeluhkan gaji pembalap MotoGP saat ini yang dinilainya kecil. Pembalap Pramac Yamaha itu mengataan pebalap MotoGP saat ini mendapatkan gaji yang tak sebanding dengan risikonya.
“Para pebalap di masa lalu - tiga atau empat pebalap besar - dibayar dengan sangat tinggi,” kata Miller kepada podcast Gypsy Tales, dikutip dari Crash, Minggu (20/4/2025).
Baca juga : Disepakati di RUPST, Bank BJB Tebar Dividen Rp 896,95 Miliar
“Sekarang, para pemula atau pebalap mapan, termasuk saya menandatangani kontrak dengan harga murah, hanya untuk bisa naik motor MotoGP atau coba peruntungan,” sambung rider asal Australia ini.
Kilas balik ke masa lalu, rider MotoGP memang pernah mendapatkan gaji yang sangat fantastis. Valentino Rossi misalnya, pernah mendapatkan gaji hingga 30 juta euro atau setara Rp 574,7 miliar per tahun pada puncak masa kejayaannya musim 2008, 2009 dan 2010.
Baca juga : MotoGP Qatar, Peco Makin Pede Gegara Ban
Sementara saat ini, pebalap MotoGP paling banter digaji tinggi hanya 12 juta euro (Rp 229,8 miliar) seperti yang didapatkan oleh Fabio Quartararo (Monster Yamaha) dan Marc Marquez (Ducati Lenovo).
Bahkan pembalap juara MotoGP 2024 seperti Jorge Martin saja hanya digaji sebesar 5,8 juta euro (Rp 111,1 miliar) di tim Aprilia Racing. Miller pun mengungkapkan alasan mengapa pasaran pembalap MotoGP saat ini mengalami penurunan.
Baca juga : MotoGP, Jorge Martin Dilaporkan Bisa Ngaspal Di Sirkuit Losail Qatar
Kata pembalap yang memasuki tahun ke-11 di MotoGP itu, saat ini pabrikan memiliki posisi lebih kuat dibanding pembalap. Pabrikan dengan motor terbaik di lintasan MotoGP memiliki daya tawar yang lebih baik di mata pembalap.
Hal ini terjadi pada kasus Marc Marquez yang rela memangkas gajinya besarbesaran saat memutuskan pindah dari Honda ke tim satelit Ducati pada 2024 lalu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya