Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Inter Milan haram kalah alias harus menang untuk menjaga peluang bisa meraih scudetto saat menghadapi Lazio. Meski begitu, Nerazzurri tidak mudah menjalankan misi itu. Sebab, sang Elang juga berambisi menang untuk merebut tiket liga Champions.
Liga Serie A 2024/2025 sangat genting di dua pekan terakhir. Sejumlah klub harus berjuang agar selamat dari zona degradasi, berebut tiket liga Eropa, dan Napoli dan Inter sedang bersaing sengit jadi juara Liga Italia. Tak heran, di pekan 37, jadwal kick off semua tim digelar berbarengan pada dini hari nanti pukul 01.45 WIB. Kecuali Genoa kontra Atalanta, yang tidak menentukan apa-apa, karena La Dea sudah memastikan merebut tiket ketiga Liga Champions bersama Napoli dan Inter.
Adalah hasil yang didapat Napoli dan Inter pekan lalu yang membuat perebutan scudetto memanas. Di saat Inter menang 2-0 di kandang Torino, Napoli secara mengejutkan diimbangi Genoa 2-2 di kandang sendiri. Alhasil, Napoli jadi hanya unggul 1 poin dari Inter.
Baca juga : NBA Wilayah Timur, Knicks Melangkah Ke Final Setelah 25 Tahun
Namun, Si Ular Besar mendapat lawan berat di Giuseppe Meazza, yakni Lazio yang masih berpeluang mencuri satu tiket Liga Champions terakhir. Sang Elang ada di posisi kelima dengan 64 poin, hanya kalah head-to-head dengan Juventus di posisi keempat.
Haram hukumnya kalah bagi Inter. Jika menang atau seri, juga bergantung hasil Napoli di dua pekan terakhir. mereka berpeluang menuju babak playoff satu pertandingan jika di akhir musim poinnya remis. Di pekan terakhir, Inter bertandang ke Como. Sementara Napoli menjamu Cagliari.
Diketahui, Inter sangat kuat di Meazza, dengan tujuh kemenangan dari delapan laga kandang terakhir di Serie A. Satu-satunya kekalahan datang dari rival abadi Lazio, yaitu AS Roma.
Baca juga : Prabowo Mulai Genjot Swasembada Energi
Secara head-to-head, Inter juga unggul atas Lazio di kandang. Dalam lima pertemuan terakhir di Meazza, Nerazzurri menang empat kali dan imbang sekali, termasuk kemenangan 6-0 di pertemuan pertama musim ini.
Pelatih Lazio Marco Baroni pun punya catatan buruk tiap menghadapi Inter. Dari delapan pertemuan, dia kalah tujuh kali dan timnya selalu kebobolan minimal dua gol.
Namun, Lazio tengah berada dalam tren tandang yang meyakinkan. Mereka menang tanpa kebobolan di tiga lawatan terakhir ke markas Atalanta, Genoa, dan Empoli.
Baca juga : Kisah Jemaah Muda Gantikan Orang Tua: Perasaan Campur Aduk, Gembira Sekaligus Sedih
Inter mendapat suntikan tenaga penting jelang laga. Benjamin Pavard, Davide Frattesi, dan Henrikh Mkhitaryan kembali berlatih. Tapi Lautaro Martinez belum sepenuhnya pulih.
Di sisi lain, Lazio kehilangan dua pilar. Luca Pellegrini dan Mattia Zaccagni absen karena akumulasi kartu kuning. Sementara Nuno Tavares berjuang pulih masuk line-up.
Elseid Hysaj yang sudah kembali dari skorsing diprediksi akan mengisi pos bek kiri. Absennya Zaccagni bisa mengurangi ketajaman lini depan Lazio di laga sepenting ini. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya