Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Charles Leclerc menyampaikan kritik pedas setelah mencoba prototipe mobil Ferrari F1 2026 di simulator tim di Maranello.
Pembalap asal Monako itu menilai mobil generasi baru ini masih jauh dari ideal dan belum bisa memberikan pengalaman balap yang menyenangkan.
“Ini bukan mobil balap paling menyenangkan yang pernah saya kendarai sejauh ini,” kata Leclerc seperti dikutip dari ABC, Sabtu (28/6).
Meski demikian, ia mengakui proyek mobil baru ini masih dalam tahap awal pengembangan dan berharap akan ada banyak kemajuan dalam beberapa bulan ke depan. Musim 2026 memang akan menandai revolusi besar dalam regulasi Formula 1.
Baca juga : Belum Sempat Dipacari Ariel
Aturan teknis baru akan merombak total desain sasis dan power unit. Salah satu perubahan signifikan adalah pemisahan tenaga listrik dan mesin pembakaran internal, yang membuat efisiensi dan penghematan energi menjadi fokus utama.
Akibatnya, pembalap kemungkinan harus sering menggunakan teknik “lift-and-coast”, yaitu mengangkat pedal gas lebih awal untuk menghemat energi, terutama saat melaju di lintasan lurus.
Selain itu, tingkat downforce diprediksi menurun, yang berdampak pada cengkeraman dan gaya pengendalian mobil. Leclerc mengungkapkan dua hal utama yang mengganggu yakni penurunan downforce dan kebutuhan penghematan daya.
“Mungkin penghematan daya memiliki dampak yang lebih besar daripada penurunan downforce,” katanya. “Kombinasi keduanya membuat mobil terasa berbeda dan lebih sulit dikendalikan,” keluhnya.
Baca juga : Jalan Tol Bukan Arena Motor Gede
Pembalap Ferrari ini juga mengkhawatirkan bagaimana perubahan regulasi tersebut akan memengaruhi kualitas balapan dan persaingan di lintasan.
“Saya belum bisa membayangkan seperti apa balapan nanti,” ujar Leclerc. “Apakah menyalip akan tetap seru? Itu yang belum jelas,” Leclerc menambahkan.
Meskipun dia menganggap perubahan ini sebagai tantangan baru yang harus dihadapi, pengalaman balap yang menyenangkan adalah hal yang penting bagi pembalap.
“Saya ingin memaksimalkan performa mobil, tapi itu tidak selalu berarti saya menikmatinya,” ujarnya.
Baca juga : Gareth Southgate Belum Kepikiran Jadi Pelatih Lagi
Rekan setim Leclerc di Ferrari, Lewis Hamilton, belum sempat mencoba mobil 2026 karena model prototipe masih belum selesai sepenuhnya.
“Mungkin suatu saat saya akan mendapat kesempatan mencobanya,” kata Hamilton.
Komentar terbuka Leclerc ini menjadi sinyal penting bagi pihak pengembang mobil dan pengatur regulasi Formula 1, FIA.
Masukan dari pembalap top seperti Leclerc sangat berharga dalam menyempurnakan regulasi agar tetap menjaga keseimbangan antara teknologi, keselamatan, dan keseruan balapan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya