Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Pembina KONI DKI Jakarta, Didi Affandi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kegagalan kontingen Ibu Kota merebut gelar Juara Umum Pekan Olahraga Nasional (PON) dalam tiga edisi terakhir.
Ia menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh agar DKI mampu bangkit dan kembali ke puncak pada PON 2028 di Nusa Tenggara Barat.
Baca juga : Genjot Pembinaan Atlet, Perbakin DKI Diminta Bentuk Pengkab dan Pengkot
“Harus segera evaluasi diri, terutama soal pembinaan atlet,” ujar Didi dalam keterangannya, Selasa (3/12/2025).
DKI Jakarta tercatat gagal menjadi juara umum di PON XIX/2016 Jawa Barat, PON XX/2021 Papua, dan PON XXI/2024. Sebuah penurunan yang kontras dengan reputasi DKI sebagai barometer pembinaan olahraga nasional, sekaligus pemegang rekor 11 kali Juara Umum dari 20 edisi PON sejak 1948.
Baca juga : Tutup Munas VI, PKS Dukung Pemerintah Berantas Serakahnomics
Menurut Didi, kegagalan tersebut menunjukkan ada masalah serius dalam sistem pembinaan prestasi yang dijalankan KONI DKI. Ia menekankan bahwa sebagai lembaga yang bertanggung jawab menyiapkan atlet menuju PON, pembinaan harus menjadi fokus utama.
Menjelang Rapat Kerja KONI DKI periode 2026–2030, Didi menyarankan agar pengurus yang dianggap gagal tidak mencalonkan diri lagi. “Tolok ukurnya jelas: keberhasilan atlet di berbagai event olahraga prestasi,” tegasnya.
Baca juga : Perkuat Perlindungan Atlet, KONI DKI Teken MoU Dengan BPJS Ketenagakerjaan
Ia juga mengajak para pemilik suara meneladani sikap dua mantan Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Raja Sapta Ervian dan Laksma Djamhuron P. Wibowo, yang memilih tidak maju lagi setelah gagal membawa DKI menjadi Juara Umum pada masa kepemimpinannya. Sikap tersebut dinilainya sebagai bentuk jiwa ksatria dan sportivitas sejati.
Didi berharap momentum HUT ke-5 Abad Kota Jakarta pada 2028 dapat menjadi kebangkitan kontingen DKI. “Semoga DKI mampu memberikan hadiah terbaik bagi masyarakat berupa gelar Juara Umum PON XXI,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya