Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kemenkeu Siap Fasilitasi Pemda Kelola Aset Olahraga Lewat Skema Kolaboratif
Minggu, 7 Desember 2025 07:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Keuangan menegaskan kesiapan membantu pemerintah daerah dalam mengelola dan mengoptimalkan aset-aset infrastruktur olahraga melalui skema kerja sama dengan sektor swasta.
Hal itu disampaikan Dirjen Perimbangan Keuangan Askolani, mewakili Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, dalam forum utama Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 bertema Collaborative Development for a Sustainable Sports Ecosystem, Sabtu (6/12/2025).
Askolani menyoroti masih banyak aset olahraga di daerah yang belum dikelola optimal, baik dari sisi pembiayaan, pemeliharaan, maupun pemanfaatan ekonominya. Karena itu, ia menekankan perlunya kolaborasi erat tiga pihak: pemerintah pusat, pemda, dan swasta.
Baca juga : Komdigi Dorong Digitalisasi & Potensi Desa Lewat Koperasi Merah Putih
Ia mencontohkan pembangunan 22 stadion oleh Pemerintah Pusat yang progresnya hampir tuntas pada 2025. Tantangan berikutnya adalah memastikan stadion-stadion itu tidak hanya berdiri megah, tetapi juga dikelola secara modern, produktif, dan berkelanjutan.
“Kami siap menilai aset-aset itu jika pemda ingin melakukan kerja sama dengan swasta,” tegas Askolani.
Menurutnya, pemeliharaan infrastruktur yang kerap membebani pemda sejatinya dapat ditanggung bersama melalui skema bisnis yang jelas. Banyak potensi yang bisa digarap, mulai dari kegiatan olahraga, pertunjukan seni, hingga aktivitas komunitas.
Baca juga : McD Indonesia Renovasi 44 Fasilitas Olahraga Sekolah Di 12 Provinsi
Askolani menilai swasta memiliki keunggulan dalam mengelola aspek komersial aset-aset tersebut. Sementara pemerintah pusat dapat membantu dari sisi penilaian aset, penyediaan instrumen pendanaan, hingga pemberian insentif fiskal.
Ia mencontohkan pengelolaan kawasan Gelora Bung Karno serta fasilitas pendukung di Sirkuit Mandalika yang mendapatkan fasilitas perpajakan sebagai kawasan berikat. “Banyak hal yang bisa kami dukung, baik dari sisi pembiayaan maupun fiskal,” ujarnya.
Kolaborasi yang tepat, lanjutnya, akan menghasilkan efek berganda bagi daerah: peningkatan aktivitas ekonomi, tumbuhnya pariwisata, bertambahnya peluang bisnis, serta dampak positif bagi kesehatan dan produktivitas masyarakat.
Baca juga : Menpora–Kemenperin Sepakat Kembangkan Industri Olahraga Nasional
Askolani menegaskan, Kemenkeu mendukung penuh ISS sebagai ruang strategis memperkuat kerja sama pusat–daerah–swasta.
“Pak Menpora punya pengalaman menghubungkan pemerintah dan swasta. GBK sudah bisa menghasilkan profit, dan itu bisa ditiru di banyak daerah,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya