Dark/Light Mode

PSIM Tutup Uji Coba dengan Kemenangan

Jumat, 19 Desember 2025 09:52 WIB
Para pemain PSIM Yogyakarta. (Foto : Ileague)
Para pemain PSIM Yogyakarta. (Foto : Ileague)

RM.id  Rakyat Merdeka - PSIM Yogyakarta menutup rangkaian laga uji coba di masa jeda kompetisi BRI Super League 2025/26 dengan hasil positif.

Tim berjuluk Laskar Mataram itu menaklukkan klub kasta kedua, Garudayaksa FC, dengan skor 3-1 dalam pertandingan tertutup di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Selasa (16/12).

Kemenangan tersebut menjadi pemanasan terakhir PSIM sebelum kembali berlaga di kompetisi resmi. Pada pekan ke-15 BRI Super League 2025/26, PSIM dijadwalkan bertandang ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Selasa (23/12) mendatang.

Baca juga : DPR Sambut Positif Gagasan Presiden Kembangkan EBT

Dalam laga uji coba melawan Garudayaksa FC, pelatih kepala PSIM Jean Paul Van Gastel menurunkan komposisi pemain utama sejak menit awal hingga akhir pertandingan. Pelatih asal Belanda itu memiliki tujuan khusus untuk mengembalikan kondisi fisik serta ritme bermain anak asuhnya.

“Saya ingin mengembalikan para pemain ke ritme bermain yang sesungguhnya, karena pekan depan liga sudah dimulai lagi. Jadi saya ingin memulai laga uji coba ini, seperti pertandingan liga normal,” kata Van Gastel.

Menurutnya, Garudayaksa FC mampu memberikan perlawanan yang kompetitif sepanjang laga. Van Gastel juga menyoroti dominasi penguasaan bola sebagai salah satu aspek positif dari penampilan timnya.

Baca juga : OTT Jaksa di Banten, KPK Koordinasi dengan Kejagung

“Pada laga uji coba ini, kami melawan tim bagus. Hasilnya bagus, tetapi seperti yang saya katakan di laga uji tanding terakhir bahwa itu tidak terlalu penting. Saya pikir, kita terlalu banyak memberikan peluang. Meski demikian, kekuatan tim saya kali ini adalah mampu menjaga penguasaan bola, sehingga kita bisa bermain dengan sangat baik,” ujarnya.

Menjelang lanjutan kompetisi, Van Gastel meminta skuadnya tidak terlena oleh hasil uji coba maupun posisi PSIM di papan atas klasemen sementara.

“Saya tidak bisa mengatakan apa-apa tentang apa yang akan terjadi di minggu depan,” tuturnya.
“Yang pasti, kami harus sadar mengapa kami bisa berada di posisi empat klasemen seperti sekarang. Apa yang kami lakukan dengan baik, dan apa yang harus diperbaiki,” imbuh mantan pemain Feyenoord tersebut.

Baca juga : Pertamina Siaga Avtur Layani Lonjakan Penerbangan Bantuan

Ia pun menekankan pentingnya menjaga sikap dan etos kerja tim. “Saya pikir kami harus tetap rendah hati dan tidak perlu menjadi sombong dengan posisi sekarang. Kita harus tetap bekerja keras dan lebih bekerja keras untuk mendapatkan hasil itu,” pungkasnya

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.