Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
MotoGP 2026
Toprak Razgatlioglu Dianggap Jelmaan Casey Stoner
Selasa, 30 Desember 2025 21:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - MotoGP 2026 dipastikan akan menjadi panggung penuh sorotan. Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Toprak Razgatlioglu. Juara dunia World Superbike (WSBK) tiga kali itu bakal menjalani debut di kelas utama bersama Pramac Yamaha, dan langsung mendapat label besar: jelmaan Casey Stoner.
Meski belum turun satu putaran pun di grid MotoGP, Toprak sudah dipandang sebagai sosok istimewa. Rekam jejaknya di WSBK, termasuk meraih gelar juara bersama dua pabrikan berbeda, Yamaha dan BMW, menjadi bukti kualitasnya. Talenta alami, kemampuan teknis, karisma, serta aura juara membuat pembalap asal Turki itu langsung berada di bawah lampu sorot.
Penilaian tinggi datang dari Alberto Vergani, manajer kawakan di paddock yang pernah menangani nama-nama besar seperti Casey Stoner, Marco Melandri, Carlos Checa, hingga Danilo Petrucci. Bagi Vergani, Toprak adalah “Casey Stoner 2.0”.
Baca juga : Buka Munas VI INTI, Ara Ajak Warga Tionghoa Dukung Program Perumahan Prabowo
“Ia seorang juara dan talenta luar biasa. Hasilnya berbicara dengan sendirinya,” ujar Vergani, seperti dikutip dari GPOne.
Menurutnya, Toprak punya mentalitas yang jarang dimiliki pembalap lain. Ia lantas mengisahkan perbincangannya dengan Toprak di Valencia pada akhir musim 2025. Dari percakapan itu, ia melihat kesamaan kuat dengan Stoner, terutama dalam cara berpikir dan pendekatan terhadap motor.
“Toprak sadar tantangan yang akan ia hadapi. Ia tahu kesulitannya dan bagaimana mengatasinya,” kata Vergani.
Baca juga : MotoGP 2025 Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Daerah & Catat Penyelenggaraan Terbaik
Ia lalu mengingat ucapan Stoner di masa lalu, bahwa pembalap harus fokus sepenuhnya pada motornya sendiri. Begitu mulai membandingkan dengan yang lain, energi akan habis dan kekalahan sudah di depan mata.
Pola pikir itu, menurut Vergani, juga ada pada Toprak. Sebelumnya, Toprak pernah mengakui bahwa ia sempat bermasalah di WSBK karena terlalu mengeluhkan sasis BMW. Namun, ketika berhenti mengeluh dan fokus memaksimalkan yang dimiliki, performanya kembali menanjak.
“Mendengar kata-kata itu, saya seperti mendengar Casey Stoner berbicara. Itu yang bikin saya berpikir Toprak adalah Stoner 2.0: The Revenge,” ujar Vergani.
Baca juga : Baby Alien Menang Tapi Belum Tenang
Musim 2026 memang akan menjadi fase penuh penemuan bagi Toprak. Motor, ban, hingga karakter sirkuit MotoGP akan benar-benar baru baginya. Apalagi, Yamaha sendiri masih dalam proses mengejar ketertinggalan dari para rival.
Namun satu hal diyakini Vergani: dengan bakat alaminya, Toprak akan menunjukkan sesuatu yang spesial. MotoGP 2026 pun berpotensi melahirkan bintang baru dengan aura legenda lama.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya