Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Madrid berhasil balas dendam atas kekalahan telak dari Atletico di liga. Sempat terjadi drama antara Vinicius dan pelatih Diego Simeone yang memicu keributan.
Laga El Clasico tersaji di final Piala Super Spanyol usai Real Madrid menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal. Dalam Derby Madrid di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Madrid mengalahkan Atletico 2-1.
Madrid melaju ke final meski harus bekerja keras menyingkirkan rival satu kota. Kehilangan Kylian Mbappe yang mengalami cedera, Madrid tetap bisa menjaga irama permainan untuk menaklukkan Atletico.
Bahkan tim asuhan Xabi Alonso langsung unggul 2-0 berkat gol Valverde dan Rodrygo, sebelum akhirnya Alexander Sorloth memperkecil kekalahan Atletico.
Baca juga : Lolos Semifinal Malaysia Open, Jonatan Christie Jaga Asa Di Tunggal Putra
Kemenangan Madrid sekaligus menuntaskan dendam kekalahan pada derby di LaLiga pada September 2025. Saat itu, Alonso yang melakoni debut di derby sebagai pelatih Madrid harus mengakui keunggulan Atletico dengan skor cukup telak 5-2.
Madrid akhirnya bisa membalas di semifinal Supercopa de Espana, sekaligus menciptakan El Clasico karena menghadapi rival bebuyutan Barcelona di pertandingan final, pada Senin dini hari WIB mendatang. Barca yang berstatus juara bertahan melaju ke final setelah menghajar Athletic Bilbao 5-0.
Kini, Alonso berharap mengulang sukses sekaligus memulihkan kepercayaan diri menyusul hasil buruk. Ya, Madrid mulai ditinggalkan Barca yang memimpin klasemen liga. Namun, Madrid akhirnya kembali ke jalur dan menorehkan lima kemenangan secara berturut-turut di berbagai kompetisi.
“Ini pertandingan semifinal dan saat mencetak gol di menit-menit awal, Anda tentu ingin bertahan,” kata Alonso, usai laga.
Baca juga : Prediksi Purbaya Meleset Sedikit
Di laga itu, drama sempat terjadi. Simeone, pelatih Atletico, sempat mengganggu Vinicius. Dia mengusik winger Madrid itu dengan kata-kata, “Vinicius, Florentino akan membuangmu. Dia akan memecatmu. Ingat apa yang saya katakan padamu.”
Momen itu awalnya tak bikin Vinicius terganggu. Ketika pemain berusia 25 tahun itu diganti Arda Guler pada menit ke-80, Simeone terlihat mengejeknya lagi.
Vinicius, yang keluar disoraki suporter lawan, diledek Simeone. Pelatih asal Argentina itu bikin gestur ‘dengarkan’ dengan menunjuk telinganya, yang bikin Vinicius terpancing.
Di tepi lapangan, Vinicius coba mengonfrontasinya. Ia kemudian langsung ditarik Alonso, yang kemudian memicu ketegangan antarstaf kedua tim.
Baca juga : OSO: Hilangnya Suara Rakyat di Pemilu Tak Boleh Dianggap Sepele
Usai laga, Vinicius akhirnya bisa membalas Simeone. Ia mengomentari sebuah unggahan keributan itu dengan emoji sedih dan kata-kata, “Dia kalah, pertandingan knockout lainnya.” [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya