Dark/Light Mode

Persib-Persija Kompak Kecam Rasisme, Thom Haye-Allano Jadi Korban

Selasa, 13 Januari 2026 05:53 WIB
Duel Persija vs Persib di pentas BRI Super League. (Foto : Persib)
Duel Persija vs Persib di pentas BRI Super League. (Foto : Persib)

RM.id  Rakyat Merdeka - Persib Bandung dan Persija Jakarta sama-sama menyuarakan sikap tegas menentang tindakan rasisme dan ujaran kebencian yang menimpa pemain mereka usai laga klasik Persib kontra Persija, Minggu (11/1/2026).

Dari kubu Persib, gelandang Thom Haye menjadi sasaran pesan bernada ancaman, ujaran kebencian, rasisme, hingga ancaman pembunuhan melalui media sosial. Manajemen Persib menyayangkan keras tindakan tidak bertanggung jawab tersebut.

Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan bahwa kekerasan verbal dan rasisme sama sekali tidak bisa ditoleransi.

Baca juga : Mendagri Minta Karang Taruna Jadi Motor Perubahan

“Persib menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan verbal, ancaman, dan rasisme tidak memiliki tempat dalam sepak bola maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Adhi dalam pernyataan resminya.

Menurut Adhi, sepak bola sejatinya menjadi ruang pemersatu yang menjunjung sportivitas, fair play, serta rasa saling menghormati, baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia juga menekankan bahwa rivalitas tidak boleh melampaui batas hingga berubah menjadi kebencian personal yang mengancam keselamatan individu.

Sikap serupa ditunjukkan Persija Jakarta. Klub Ibu Kota itu mengecam keras tindakan rasis yang diterima penyerang mereka, Allano Lima, melalui kolom komentar akun Instagram pribadinya usai laga kontra Persib.

Baca juga : UNAS Tegas Tolak Rasisme, Junjung Tinggi Nilai Kebhinekaan

Persija menilai perilaku tersebut sebagai tindakan tidak bermoral dan bentuk penghinaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang seharusnya tidak memiliki tempat dalam sepak bola, terlebih di Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan.

Manajemen Persija mengaku kecewa karena insiden serupa masih terus berulang. Klub menegaskan bahwa rasisme bukan candaan dan bukan pula bentuk pelampiasan emosi sesaat.

Rasisme disebut sebagai kekerasan verbal yang melukai martabat seseorang dan bertentangan dengan nilai-nilai olahraga.

Baca juga : Persib Tak Terkalahkan, Barba Jadi Sorotan

“Persija berdiri sepenuhnya bersama Allano Lima. Klub memberikan dukungan penuh secara moral dan psikologis kepada pemain kami, serta memastikan ia tidak sendirian dalam menghadapi situasi ini,” kata Manajer Persija, Marsekal Muda TNI (Purn) Ardhi Tjahjoko.

Baik Persib maupun Persija berharap seluruh elemen sepak bola Indonesia dapat bersama-sama melawan rasisme dan ujaran kebencian, demi menjaga sepak bola sebagai ruang yang aman, inklusif, dan bermartabat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.