Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Alex Albon mulai berani memasang target lebih tinggi bersama Williams. Seiring kemajuan signifikan tim asal Grove itu dalam beberapa musim terakhir, Albon menilai peluang meraih gelar juara pertamanya di Formula 1 bukan lagi sekadar mimpi jangka panjang.
Kebangkitan Williams terlihat jelas pada musim lalu, terutama setelah kedatangan Carlos Sainz. Meski Sainz sempat membutuhkan waktu adaptasi di awal kompetisi, Albon justru tampil konsisten dan menjadi penyumbang poin utama tim pada fase tersebut.
Performa Williams semakin menguat ketika Sainz berhasil mencatat dua hasil podium di Grand Prix Azerbaijan dan Qatar. Capaian itu menjadi indikator kuat bahwa Williams kembali memiliki paket teknis yang kompetitif, sekaligus membuka ruang target yang lebih ambisius bagi Albon.
Baca juga : KAI Logistik Catat Pengiriman Lebih Dari 3.000 Ton Di Nataru 2026
“Saya sangat bangga dengan kemajuan tim ini. Setiap musim kami selalu melangkah maju, dan sekarang semuanya mulai terasa menyatu,” ujar Albon seperti dikutip dari MotorSport, kemarin.
“Kami mulai memahami mobil dengan lebih baik sebagai sebuah tim,” imbuhnya.
Meski mengakui jarak dengan tim papan atas masih ada, Albon menilai persaingan Formula 1 saat ini sangat ketat. Menurutnya, perbedaan performa antara tim papan tengah dan barisan depan semakin menipis, sehingga peluang kejutan selalu terbuka.
Baca juga : Atlet Kickboxing Andi Jerni Targetkan Emas Di SEA Games Thailand 2025
“Jarak dari posisi sepuluh ke lima lebih kecil dibandingkan selisih dari lima ke empat. Itu menunjukkan betapa ketatnya persaingan,” katanya.
“Namun, dengan arah pengembangan yang tepat, target besar tetap realistis.”
Musim lalu menjadi yang terbaik bagi Albon sejak bergabung dengan Williams. Ia menutup kompetisi di posisi kedelapan klasemen pebalap dengan koleksi 73 poin, pencapaian tertinggi tim dalam hampir satu dekade.
Baca juga : Real Madrid Diminta Lebih Tajam Di Laga Tandang
Jumlah tersebut juga melampaui total poin yang ia kumpulkan dalam tiga musim sebelumnya. Albon menegaskan lonjakan performa itu lebih dipengaruhi oleh peningkatan kualitas mobil dan kerja tim di pabrik, bukan perubahan besar pada gaya membalapnya.
Dengan fondasi yang semakin kuat dan arah pengembangan yang jelas, Albon kini memandang gelar juara perdana sebagai target jangka panjang yang mulai masuk akal bagi Williams.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya