Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mantan Jadi Penentu, Slavko Patahkan Rekor Tak Terkalahkan Persebaya
Senin, 16 Februari 2026 09:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Rentetan impresif Persebaya Surabaya akhirnya terhenti. Setelah 13 pertandingan tanpa kekalahan di BRI Super League 2025/26, Bajul Ijo tumbang 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam duel keras di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam WIB.
Ironisnya, salah satu sosok paling menentukan kemenangan tim tamu adalah mantan pemain Persebaya sendiri, Slavko Damjanovic. Bek tengah asal Montenegro itu tampil disiplin dan lugas mengawal lini belakang The Guardians sepanjang pertandingan, sebelum ditarik keluar di menit-menit akhir.
Tekanan tinggi, duel fisik, hingga kartu kuning di menit ke-86 tak mengganggu fokus Slavko. Ia menjadi penghalang utama bagi upaya Persebaya membangun serangan dari area sentral, menjaga pertahanan Bhayangkara tetap solid hingga peluit akhir.
Baca juga : DPR: Tantangan Industri Pertahanan Bergantung Kebijakan-Dukungan Pembiayaan
Usai laga, Slavko mengakui duel melawan mantan klub menghadirkan emosi tersendiri.
"Ini adalah laga kedua saya (melawan Persebaya). Saya harus bermain. Saya sedih tidak bisa tinggal di sini. Tapi, saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan," ujar Slavko.
Meski demikian, profesionalisme tetap ia kedepankan. Slavko menegaskan tugasnya adalah memberi segalanya untuk tim yang kini ia bela.
Baca juga : Jadi Penggerak Ekonomi, Kopdes Merah Putih Ditargetkan Serap 1,6 Juta Tenaga Kerja
"Saya senang dengan 3 poin. Saya senang dengan teman-temanku. Tapi saya juga sedih sedikit (usai laga). Karena saya pernah bermain di salah satu klub terbaik di Indonesia," katanya.
"Saya (memang) mengusung motivasi tinggi (lawan Persebaya). Tapi ini permainan sepak bola. Saya harus beri (penampilan) maksimum untuk teman-temanku. Mungkin saya akan kembali," sambungnya.
Dari sisi data, kontribusi Slavko terlihat dari stabilitas permainan. Ia mencatatkan puluhan umpan untuk menjaga aliran bola dari lini belakang, disertai sederet sapuan dan intersep yang memutus serangan Persebaya sebelum berkembang. Meski tanpa tekel mencolok, posisi dan pembacaan permainan membuat lini belakang Bhayangkara relatif aman.
Baca juga : Usai Menyerahkan Diri, Bos PT Blueray Ditahan KPK
Kemenangan ini bukan hanya memutus rekor Persebaya, tetapi juga menegaskan peran Slavko sebagai figur penting di jantung pertahanan Bhayangkara Presisi Lampung FC—mantan yang pulang sebagai penentu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya