Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
RM.id Rakyat Merdeka - Kemenangan 3-1 atas Persik Kediri pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/26 menjadi momen spesial bagi Persija Jakarta. Selain menjaga tren positif tim, hasil tersebut juga melahirkan rekor baru bagi Macan Kemayoran di era Liga 1.
Tambahan tiga poin membuat Persija kini mengoleksi 68 poin, jumlah tertinggi yang pernah diraih klub ibu kota sejak kompetisi kembali menggunakan format satu wilayah pada 2017. Catatan itu melampaui rekor sebelumnya, yakni 66 poin pada musim 2022/2023.
Menariknya, pencapaian tersebut hadir setelah perjalanan Persija dalam beberapa musim terakhir sempat mengalami pasang surut. Pada musim perdana Liga 1 tahun 2017, Persija finis di posisi keempat dengan raihan 61 poin sebelum akhirnya meraih gelar juara Liga 1 2018 bersama pelatih Stefano Cugurra dengan koleksi 62 poin.
Baca juga : Persija Bungkam Persik, Souza Puji Peran Pemain Pengganti
Setelah masa kejayaan itu, performa Persija sempat menurun cukup drastis. Musim 2019 mereka hanya mampu finis di posisi ke-10 dengan 44 poin. Situasi serupa kembali terjadi pada musim 2021/2022 ketika Persija menutup kompetisi di posisi kedelapan dengan 45 poin.
Performa tim mulai membaik saat ditangani Thomas Doll pada musim 2022/2023. Kala itu, Persija tampil konsisten hingga finis sebagai runner-up dengan torehan 66 poin.
Namun, tren positif kembali menurun setelah Persija hanya berada di posisi kedelapan musim 2023/2024 dengan 48 poin, lalu finis ketujuh pada musim berikutnya dengan 51 poin.
Baca juga : Pede Pakai Fairing Baru, Quartararo Bidik Podium Le Mans
Musim ini, perkembangan Persija terlihat jauh lebih stabil. Bahkan, Macan Kemayoran masih berpeluang menutup kompetisi dengan 71 poin apabila mampu memenangkan laga terakhir musim ini.
Meski demikian, pelatih Mauricio Souza menegaskan dirinya belum sepenuhnya puas. Menurutnya, target utama Persija tetap menjadi juara kompetisi, bukan sekadar memecahkan rekor poin.
“Saya senang dengan rekor ini. Sejujurnya, ini bukan rekor yang kami targetkan. Kami selalu berusaha menjadi nomor satu di kompetisi ini,” ujar Mauricio.
Baca juga : GP Miami Dibayangi Badai Petir, Ferrari SF-26 Belum Teruji Di Trek Basah
Ia juga mengaku bangga karena permainan Persija mendapat apresiasi dari lawan sepanjang musim ini.
“Bagaimanapun, saya juga sangat senang ketika kami meninggalkan lapangan dan menerima pujian dari tim lawan, yang selalu memuji gaya permainan kami,” lanjutnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya