Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
GP Miami Dibayangi Badai Petir, Ferrari SF-26 Belum Teruji Di Trek Basah
Sabtu, 2 Mei 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ancaman hujan yang membayangi Grand Prix Miami 2026 berpotensi mengubah jalannya balapan secara signifikan. Kondisi cuaca yang tidak menentu, termasuk kemungkinan badai petir pada hari Minggu (3/5/2026), membuat para pembalap dan tim harus bersiap menghadapi skenario yang belum sepenuhnya teruji musim ini.
Lewis Hamilton menjadi salah satu pembalap yang menyoroti situasi tersebut. Ia mengemukakan, mobil Ferrari SF-26 belum benar-benar diuji dalam kondisi lintasan basah, mengingat seluruh seri pembuka musim berlangsung di bawah cuaca cerah.
“Sejauh ini kami belum benarbenar melihat bagaimana performa mobil ini di trek basah. Itu bisa menjadi tantangan tersendiri,” ujar Hamilton seperti dikutip dari Crash, kemarin.
Baca juga : Presiden: Hilirisasi Jalan Menuju Kebangkitan Bangsa
Sebagai bentuk antisipasi, Hamilton telah menjalani uji coba khusus dalam kondisi hujan di Sirkuit Fiorano, markas Ferrari. Pengalaman itu diharapkan dapat memberikan gambaran awal, meski ia menegaskan bahwa situasi balapan sesungguhnya akan jauh berbeda dibandingkan pengujian.
Karakter Sirkuit Miami yang mengandalkan kombinasi lintasan lurus panjang dan tikungan teknis diperkirakan akan semakin sulit ditaklukkan jika diguyur hujan. Faktor traksi, pengereman, serta visibilitas akan menjadi penentu utama, sementara kesalahan kecil bisa berujung pada hilangnya posisi secara drastis.
Ferrari datang ke Miami dengan tekad memperbaiki performa setelah hasil yang belum konsisten di awal musim. Jeda lima pekan sejak balapan terakhir di Jepang dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mengatasi masalah kehilangan tenaga di lintasan lurus yang sempat dikeluhkan Hamilton.
Baca juga : Target Presiden: 2029, RI Swasembada Energi
Menurutnya, kendala tersebut bukan hanya berasal dari mesin, melainkan kombinasi berbagai aspek dalam sistem mobil. Perbaikan dilakukan melalui pengembangan di simulator serta kerja intensif bersama tim teknis di Maranello.
“Saya sempat kehilangan cukup banyak waktu di lintasan lurus. Kami sudah memahami penyebabnya dan melakukan perbaikan. Saya merasa kami datang dengan kondisi yang lebih siap,” ujarnya.
Di tengah ancaman hujan, persaingan di GP Miami diprediksi akan semakin terbuka. Mercedes yang saat ini memimpin klasemen tetap menjadi favorit, namun kondisi lintasan basah berpotensi mereduksi keunggulan mereka.
Baca juga : Nyamar Jadi Agen Patroli Untuk Gagalkan Deportasi
Jika hujan benar-benar turun, performa SF-26 akan menjadi sorotan utama. Balapan di Miami pun berpeluang menghadirkan kejutan, sekaligus menjadi ujian sesungguhnya bagi Ferrari dalam menghadapi tantangan musim 2026. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya