Dark/Light Mode

Marcos Benahi Pertahanan Arema FC Jelang Laga Terakhir

Rabu, 20 Mei 2026 13:08 WIB
Para pemain Arema FC. (Foto : ileague)
Para pemain Arema FC. (Foto : ileague)

RM.id  Rakyat Merdeka - Arema FC memastikan tetap tampil serius saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada laga pekan terakhir BRI Super League 2025/26 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jumat (22/5/2026) sore WIB.

Meski baru meraih kemenangan meyakinkan 5-2 atas PSBS Biak, pelatih Marcos Santos justru menyoroti kelemahan timnya di lini belakang. Dia menilai dua gol yang bersarang ke gawang Singo Edan menjadi alarm yang tidak boleh diabaikan menjelang laga penutup musim.

Pada pertandingan kontra PSBS, Arema FC kebobolan melalui dua situasi berbeda. Gol pertama tercipta lewat serangan balik cepat dari sisi kiri pertahanan. Sedangkan gol kedua lahir dari titik penalti setelah pemain belakang melakukan handball di area terlarang.

Baca juga : Muhadjir Penuhi Panggilan KPK karena Tak Ingin Dianggap Menghindar

Padahal sebelum menghadapi Arema FC, PSBS tengah mengalami kebuntuan gol dalam lima pertandingan beruntun, termasuk saat menghadapi Persija Jakarta, Persijap Jepara, Malut United, Persebaya Surabaya, hingga Dewa United.

Karena itu, Marcos Santos meminta para pemain tidak terlena dengan kemenangan besar tersebut. Menurutnya, kesalahan kecil di sektor pertahanan bisa menjadi persoalan serius ketika menghadapi tim dengan lini depan lebih tajam.

“Terlepas dari kemenangan itu (lawan PSBS) kami tak boleh mengabaikan dua gol ke gawang tim. Agar situasi seperti di babak pertama laga itu tidak terulang kembali,” ujar Marcos Santos.

Pelatih asal Brazil itu menilai koordinasi lini belakang Arema FC masih belum sepenuhnya solid. Beberapa kali pemain bertahan dinilai terlalu longgar dalam menjaga ruang sehingga lawan leluasa memanfaatkan second ball maupun melakukan transisi cepat.

Baca juga : Kapolda Lampung Perintahkan Polisi Tembak di Tempat Pelaku Pembegalan

Selain itu, dia juga menyoroti lambatnya respons pemain saat kehilangan bola. Menurutnya, sejumlah pemain terlambat turun membantu pertahanan setelah ikut membangun serangan.

Meski Arema FC mampu memperbaiki permainan pada babak kedua saat melawan PSBS, Marcos Santos menegaskan evaluasi tetap harus dilakukan sebelum menghadapi PSIM Yogyakarta.

“Pertandingan mendatang pasti tidak akan mudah bagi kami. Apalagi lawan kali ini (PSIM Yogyakarta) memiliki lini depan yang lebih berbahaya,” katanya.

Saat ini Arema FC menempati posisi kesembilan klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan koleksi 45 poin. Singo Edan masih berpeluang finis di papan atas jika mampu mengamankan kemenangan pada laga terakhir musim ini.

Baca juga : Borneo FC Gagal Menang: Perburuan Gelar Belum Berakhir

“Kami ingin memberikan yang terbaik dan hal positif bagi suporter Arema FC. Ini bukan sekadar laga penutup. Kami harus berusaha memberi performa terbaik untuk menutup kompetisi dengan baik, serta mencoba naik posisi di klasemen,” pungkas Marcos Santos.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.