Dark/Light Mode

Prancis Vs Senegal, Les Bleus Bawa Misi Balas Kenangan Pahit

Senin, 15 Juni 2026 06:15 WIB
Prancis menghadapi Senegal pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026. (Foto: Dok. rm.id)
Prancis menghadapi Senegal pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026. (Foto: Dok. rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Prancis langsung mendapat ujian berat pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026. Berstatus sebagai salah satu kandidat juara, Les Bleus harus menghadapi Senegal yang memiliki sejarah besar dalam perjalanan mereka di Piala Dunia.

Pertandingan di New York New Jersey Stadium, dini hari nanti ini bukan sekedar perebutan tiga poin. Bagi Prancis, laga ini menjadi kesempatan untuk membuka langkah menuju gelar juara dengan kemenangan sekaligus membayar kembali kenangan pahit yang terjadi 24 tahun lalu. 

Pada Piala Dunia 2002 lalu, Senegal menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen dengan mengalahkan Prancis 1-0 di pertandingan pembuka. Saat itu, Les Bleus datang sebagai juara bertahan dunia, tetapi justru harus takluk dari tim debutan asal Afrika tersebut. 

Kini kedua tim kembali bertemu dalam kondisi berbeda. Prancis tetap membawa status sebagai salah satu kekuatan utama dunia, sedangkan Senegal datang dengan kepercayaan diri setelah menjadi salah satu tim Afrika paling konsisten dalam beberapa tahun terakhir. 

Baca juga : Kelas Menengah, Tolong Diperhatikan

Rekor pertemuan kedua tim di level resmi sangat terbatas. Pertandingan Piala Dunia 2002 menjadi pertemuan pertama mereka dan langsung menghadirkan kejutan besar ketika Senegal menang 1-0. Setelah itu, kedua negara jarang berhadapan dalam laga kompetitif. 

Prancis memasuki Piala Dunia 2026 dengan ambisi besar. Setelah menjadi juara dunia pada 1998 dan 2018 serta mencapai final pada 2022, Les Bleus ingin kembali membuktikan bahwa mereka masih menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengangkat trofi. 

Kekuatan Prancis terletak pada kedalaman skuad. Mereka memiliki perpaduan pemain berpengalaman dan generasi baru yang membuat persaingan di dalam tim semakin ketat. Kylian Mbappé tetap menjadi pusat perhatian karena kemampuan mencetak gol dan pengalamannya di pertandingan besar. 

Pelatih Didier Deschamps menilai laga pertama Piala Dunia selalu memiliki tekanan berbeda. 

Baca juga : Angkanya Triliunan, Para Menteri Rame-rame Minta Tambahan Anggaran

“Piala Dunia adalah kompetisi yang sangat sulit. Setiap pertandingan harus dipersiapkan dengan detail dan konsentrasi penuh,” seperti dikutip dari laman resmi FIFA, kemarin. 

Di sisi lain, Senegal datang dengan karakter yang menjadi ciri khas mereka: fisik kuat, organisasi permainan rapi, dan keberanian menghadapi tim besar. 

Persiapan Senegal menuju Piala Dunia 2026 juga menunjukkan usaha mereka membangun kepercayaan diri. Mereka menjalani sejumlah laga uji coba, termasuk kemenangan 2-0 atas Peru, kemenangan 3-1 atas Gambia, serta bermain imbang 0-0 melawan Arab Saudi dalam rangkaian persiapan sebelum turnamen. 

Prancis juga melakukan serangkaian pertandingan persiapan sebelum tampil di Piala Dunia 2026 untuk menyempurnakan komposisi skuad dan strategi Didier Deschamps. 

Baca juga : Usul DPR Cegah Pemborosan, MBG Distop Sementara Di Masa Libur Sekolah

Pelatih Senegal menegaskan timnya tidak datang hanya untuk bertahan. “Kami menghormati Prancis, tetapi kami percaya dengan kemampuan kami sendiri. Kami ingin bersaing di level tertinggi,” ujarnya. 

Pertarungan lini tengah diprediksi menjadi salah satu penentu. Prancis akan mencoba mengontrol permainan lewat penguasaan bola dan kreativitas, sementara Senegal kemungkinan mengandalkan pressing, duel fisik, serta serangan balik cepat. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.