Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- OTT Bupati Lombok Barat, KPK Sita Duit Ratusan Juta
- KPK Kembangkan Kasus Suap Restitusi Pajak KPP Madya Banjarmasin
- Sah, Kylian Mbappe Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026
- Kemenag Hadirkan Aplikasi AMAN untuk Permudah Pelaporan Kekerasan
- Pramono Diledek Istri Usai Argentina Kalah dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Bamsoet Apresiasi Java Drag Jogja, Dorong Perbanyak Kejuaraan Balap Daerah dan Nasional
Minggu, 19 Juli 2026 17:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Pembina Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengapresiasi penyelenggaraan Java Drag Record Series 2026 Piala KPH Purbodiningrat, di Lanud Gading, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Kejuaraan yang diikuti enam ratusan starter dari berbagai daerah Jawa dan luar Jawa tersebut menunjukkan bahwa olahraga otomotif, khususnya drag race, terus berkembang sebagai ajang pembinaan prestasi. Acaran ini juga menjadi penggerak ekonomi lokal melalui meningkatnya kunjungan pembalap, mekanik, komunitas, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata. Ajang ini memperkuat posisi Yogyakarta sebagai salah satu pusat penyelenggaraan olahraga otomotif nasional.
Menurut Bamsoet, Java Drag Record Series 2026 Piala KPH Purbodiningrat merupakan ruang pembinaan talenta muda, tempat lahirnya inovasi teknologi otomotif, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Baca juga : IPB: Kelapa Sawit Berperan Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
“Semakin banyak kejuaraan berkualitas digelar, semakin besar peluang Indonesia melahirkan pembalap-pembalap yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional," ujar Bamsoet, saat membuka Java Drag Record Series 2026 Piala KPH Purbodiningrat bersama Ketua IMI DIY KPH Purbodiningrat, di Lapangan Angkatan Udara Bantul, DIY, Minggu (19/7/2026).
Ketua DPR ke-20 dan Ketua MPR ke-15 ini menjelaskan, perkembangan olahraga otomotif nasional dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren yang semakin positif. Drag race kini menjadi salah satu cabang yang memiliki basis komunitas terbesar karena relatif mudah diikuti berbagai kalangan serta mampu mendorong berkembangnya industri pendukung. Mulai dari bengkel performa, produsen komponen, industri modifikasi, apparel balap, hingga konten digital otomotif. Gelaran tersebut juga menciptakan efek berganda terhadap perekonomian daerah setiap kali kejuaraan diselenggarakan.
Kejuaraan seperti ini, lanjutnya, membuktikan bahwa olahraga otomotif mampu menjadi ekosistem yang baik ketika dikelola secara profesional. “Pembalap memperoleh wadah untuk mengasah kemampuan, mekanik mengembangkan inovasi, sponsor memperoleh ruang promosi, masyarakat sekitar juga menikmati manfaat ekonomi dari meningkatnya aktivitas selama perlombaan berlangsung," kata Bamsoet.
Baca juga : Elnusa Petrofin Perkuat HSSE Untuk Ketahanan Energi Nasional
Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar sebagai kekuatan otomotif di kawasan Asia Tenggara. Industri kendaraan bermotor nasional masih menjadi salah satu kontributor penting sektor manufaktur. Sementara, komunitas otomotif Indonesia termasuk yang terbesar di Asia Tenggara.
Kondisi tersebut menjadi dasar kuat untuk memperbanyak kejuaraan berjenjang sehingga pembinaan atlet berlangsung secara berkesinambungan dari tingkat daerah hingga nasional.
"Generasi muda yang memiliki minat pada olahraga balap harus diberikan arena yang legal, aman, dan terukur. Dengan semakin banyak kompetisi resmi, potensi balap liar dapat ditekan karena para pembalap memiliki tempat untuk menyalurkan kemampuan sekaligus membangun prestasi secara profesional," pungkas Bamsoet.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya