Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Duduki Peringkat 1 Dunia 81 Pekan, Jannik Sinner Tak Tergoyahkan
Jumat, 24 Juli 2026 06:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jannik Sinner kembali mengukir sejarah di dunia tenis. Petenis asal Italia itu masuk daftar petenis nomor satu dunia terlama. Ia telah menduduki takhta itu selama 81 pekan.
Berdasarkan pembaruan peringkat ATP, kemarin, Sinner melewati catatan legenda Australia, Lleyton Hewitt, yang menghabiskan 80 pekan sebagai petenis nomor satu dunia. Pencapaian itu sekaligus mengantarkan Sinner ke posisi ke-10 dalam daftar sepanjang masa.
Prestasi tersebut juga mempertegas status Sinner sebagai petenis Italia pertama yang mampu menembus 10 besar daftar petenis nomor satu dunia terlama. Sebelumnya, ia juga telah melampaui catatan Carlos Alcaraz yang mengoleksi 66 pekan serta legenda Swedia Stefan Edberg dengan 72 pekan di puncak ATP.
Baca juga : Jerman Gandeng Indonesia Kembangkan Investasi Hijau
Dominasi Sinner di peringkat teratas tidak diraih dengan mudah. Ia sempat kehilangan posisi nomor satu dunia usai kalah dari Carlos Alcaraz pada final Amerika Serikat Terbuka 2025.
Namun, petenis berusia 24 tahun itu bangkit pada musim 2026. Sinner merebut kembali posisi puncak setelah mengalahkan Alcaraz pada final MonteCarlo Masters. Sejak saat itu, ia telah membukukan 15 pekan berturut-turut sebagai petenis nomor satu dunia.
Periode pertama Sinner menduduki peringkat teratas dimulai pada 10 Juni 2024, sesaat setelah menjuarai Australian Open. Saat itu, ia bertahan selama 65 pekan beruntun sebagai penguasa ATP.
Baca juga : Sheila Dara Aisha, Kebaya Penuh Makna Dan Cerita
Meski telah menembus 10 besar, peluang Sinner untuk terus memperbaiki posisinya masih terbuka lebar. Saat ini, ia unggul 4.970 poin atas pesaing terdekatnya, Alexander Zverev, sehingga posisinya di puncak peringkat dunia masih relatif aman.
Target berikutnya adalah mengejar rekor Andre Agassi yang mengoleksi 101 pekan sebagai nomor satu dunia, serta Bjorn Borg dengan 109 pekan.
Peluang menambah koleksi pekannya cukup besar mengingat Sinner memasuki rangkaian turnamen lapangan keras di Amerika Utara dengan beban poin yang relatif ringan. Musim lalu ia absen di Canada Masters 1000 dan hanya menjadi finalis di Cincinnati Masters serta US Open.
Baca juga : Jadi Jampidsus, Kuntadi Diyakini Mampu Tuntaskan Kasus Febrie
Sebaliknya, rival utamanya Carlos Alcaraz menghadapi tantangan lebih berat. Petenis Spanyol itu harus mempertahankan banyak poin dari keberhasilannya musim lalu, sekaligus berusaha kembali ke performa terbaik setelah sempat menjalani pemulihan akibat cedera pergelangan tangan.
Dengan koleksi 81 pekan di puncak peringkat ATP, Sinner kini menempati posisi ke-10 dalam daftar petenis nomor satu dunia terlama sepanjang sejarah. [DNU]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya