Dark/Light Mode

Mesin V4 Yamaha Loyo, Trek Lurus Red Bull Ring Jadi Momok

Sabtu, 19 September 2026 06:15 WIB
Toprak Razgatlioglu. (Foto: Instagram)
Toprak Razgatlioglu. (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pramac Yamaha menghadapi tantangan berat pada MotoGP Austria 2026, akhir pekan ini. Karakter Sirkuit Red Bull Ring yang didominasi lintasan lurus bisa mengekspos kelemahan motor Yamaha, terutama dari sisi performa mesin V4.

Petinggi Pramac Yamaha, Gino Borsoi, menyadari seri ke-15 MotoGP 2026 yang berlangsung di Austria bukan pekerjaan mudah. Namun, ia berharap sejumlah pembaruan yang dibawa tim dapat membantu Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller tampil lebih kompetitif.

“Kami tahu balapan ini akan sulit karena karakteristik sirkuit bisa memberikan tekanan tersendiri bagi kami, terutama jika berbicara soal performa mesin,” ujar Borsoi seperti dikutip dari Crash, kemarin.

Red Bull Ring memang memiliki karakter yang berbeda dibandingkan Misano. Sirkuit di Spielberg tersebut dikenal dengan sejumlah sektor berkecepatan tinggi dan trek lurus panjang yang menuntut akselerasi serta kecepatan puncak.

Kondisi itu menjadi perhatian Yamaha yang masih berusaha meningkatkan performa mesin V4 mereka. Borsoi pun memastikan timnya akan membawa sejumlah upgrade untuk menghadapi balapan Austria.

Baca juga : RI Target Siapkan 500 Ribu Pekerja Migran Terampil

“Kami juga akan membawa beberapa pembaruan lebih lanjut untuk Grand Prix Austria. Jadi, ini bakal menjadi akhir pekan yang menarik bagi kami,” katanya.

Borsoi tidak menjelaskan secara rinci bentuk pembaruan tersebut. Namun, Yamaha sebelumnya telah melakukan sejumlah pengembangan, termasuk pengujian komponen sasis oleh pembalap pabrikan Fabio Quartararo.

Di sisi lain, Borsoi melihat perkembangan positif dari performa motor dalam beberapa seri terakhir. Menurut dia, Pramac Yamaha mulai memangkas jarak dengan para rival melalui penyempurnaan setup secara keseluruhan.

“Dalam beberapa balapan terakhir kami sudah sedikit memangkas jarak dengan para pesaing lewat setup keseluruhan kami. Balapan di Austria nanti akan memberikan kesempatan yang bagus bagi kami untuk memahami apakah kemajuan tersebut bisa dibuktikan di atas lintasan yang memiliki karakter sangat berbeda,” tuturnya.

Toprak Razgatlioglu juga menghadapi tantangan tersendiri. Juara bertahan WorldSBK itu belum pernah membalap dengan motor MotoGP di Red Bull Ring.

Baca juga : Penuhi Kebutuhan BBM, Pemerintah Siapkan E50

Pengalaman terakhirnya di trek tersebut terjadi ketika masih tampil di Red Bull Rookies Cup. Terlebih, layout sirkuit kini sudah memiliki chicane di Tikungan 2.

“Red Bull Ring adalah sirkuit tempat saya pernah balapan sebelumnya di ajang Rookies Cup. Saya menyukai sirkuit ini, namun ini akan menjadi pengalaman pertama saya mengendarai motor MotoGP di sini,” kata Toprak.

Pembalap Turki itu menyadari adaptasi akan menjadi kunci. Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan performa pada Jumat dan meraih posisi start yang lebih baik.

“Biasanya hari Jumat bukanlah hari terbaik saya, namun ini adalah aspek yang benar-benar perlu kami tingkatkan. Kualifikasi juga sangat penting bagi kami karena saya perlu memulai balapan dari posisi yang lebih depan agar memiliki peluang lebih baik saat balapan,” ujarnya.

Toprak membawa modal berupa kecepatan yang cukup menjanjikan dalam beberapa seri terakhir. Di MotoGP San Marino, ia finis di posisi ke-12 meski belum mampu bersaing di barisan depan.

Baca juga : Vicky Shu, Pantang Gengsi Jemput Rezeki

Sementara itu, Jack Miller bertekad bangkit setelah gagal finis di Misano. Pembalap Australia tersebut sebelumnya memiliki rentetan perolehan poin yang terhenti akibat insiden pada balapan terakhir.

Miller memiliki pengalaman lebih banyak di Red Bull Ring. Ia bahkan pernah naik podium di sirkuit tersebut ketika masih memperkuat Ducati pada 2022.

“Ini adalah sirkuit yang saya kenal dengan baik, jadi targetnya adalah segera merasa nyaman dengan motor dan melihat hasil apa yang bisa kami raih,” ujar Miller.

Dengan kombinasi trek lurus panjang dan tuntutan akselerasi tinggi, GP Austria akan menjadi ujian penting bagi Yamaha. Sedangkan bagi Pramac, balapan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk mengukur seberapa efektif upgrade yang mereka bawa dan apakah perkembangan setup dalam beberapa seri terakhir benar-benar mampu mengurangi kesenjangan dengan para rival. [DNU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.