Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
RM.id Rakyat Merdeka - Olimpiade Tokyo 2020 memang ditunda tahun depan. Namun, persiapan terus berlanjut di Jepang. Presiden Olimpiade Tokyo Yoshiro Mori mengungkapkan, sekitar 80 persen fasilitas penunjang telah siap.
Tapi, ada dua venue yang masih menjadi masalah krusial. Yakni, athlete village alias wisma atlet. Bukan soal pembangunannya lelet. Justru, bangunannya yang berupa apartemen sudah jadi. Tapi, sebagian besar unit apartemen tersebut terjual kepada pihak swasta.
Baca juga : Hemat Uang, Olimpiade Tokyo Dibikin Sederhana
Alhasil, panitia lokal harus bekerja sama dengan pemerintah Tokyo untuk bernegosiasi dengan beberapa perusahaan yang terkait dalam pembangunan dan penjualan apartemen. Tujuannya, memastikan lokasi tersebut tersedia saat penyelenggaraan Olimpiade tahun depan. ’
’Kami telah mendapatkan persetujuan untuk menggunakan (wisma atlet dan venue) tahun depan,’’ ucap Mori seperti dilansir Daily Mail.
Baca juga : Oktober, Nasib Olimpiade Tokyo Ditentukan
Selain wisma atlet, problem yang dihadapi panpel adalah gedung Tokyo Big Sight. Gedung di kawasan Ariake Minami tersebut diproyeksikan sebagai lokasi media center utama. Masalahnya, tahun depan sudah ada sejumlah pemesan yang juga ingin menggunakan gedung tersebut.
’’Namun, dengan kesiapan 80 persen venue dan fasilitas saat ini, kami optimistis masalah tersebut bisa terurai dengan dukungan pemerintah Tokyo,’’ kata CEO Tokyo 2020 Toshiro . Muto. [OSP]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya