Dark/Light Mode

MotoGP, Dendam El Diablo Dibawa Ke Valencia

Selasa, 20 Oktober 2020 12:22 WIB
Fabio Quartararo alias El Diablo. (Foto : Istimewa)
Fabio Quartararo alias El Diablo. (Foto : Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo tergeser dari posisi puncak klasemen MotoGP 2020. Dia lengser setelah finis di posisi ke-18 pada balapan MotoGP Aragon yang berlangsung di Sirkuit Motorland Aragon, Minggu (18/10).

Quartararo tertinggal enam poin dari Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang kini memimpin klasemen usai finis ketiga pada balapan GP Aragon. Konsistensi cengkeraman ban sepanjang balapan GP Aragon adalah sesuatu yang dilakukan Joan Mir dengan sangat baik.

Berita Terkait : MotoGP Aragon, Petrucci Mimpi Juara Lagi

Konsistensi serupa tercermin dari hasil balapannya dan meski belum menang di MotoGP, pebalap Spanyol itu telah naik podium lima kali dalam tujuh seri balap MotoGP terakhir, dibandingkan dengan Quartararo yang sudah tiga kali memenangi balapan musim ini.

“Sepertinya Suzuki sangat cepat, tapi kami bisa bertarung dengan mereka. Mungkin di Aragon sulit, tetapi kemudian kami akan tiba di Valencia di mana biasanya kami cepat,” kata Quartararo dari Crash.

Berita Terkait : Rossi Absen Dua Seri, El Diablo Pede Juara Dunia

Pebalap asal Prancis itu menegaskan, dia memiliki kecepatan yang lebih baik atas Suzuki pada sesi kualifikasi dan lap pertama balapan. Namun, konsistensi ban belakang pebalap Suzuki jauh lebih baik.

Tapi bukan hanya Suzuki, yang menarik perhatian Quartararo pada balapan GP Aragon adalah Alex Marquez. Adik kandung Marc Marquez itu naik podium dalam kondisi lintasan basah di Sirkuit Le Mans dengan finis kedua dan kembali finis kedua pada GP Aragon. Sementara itu rekan setim Quartararo, Franco Morbidelli, finis di posisi keenam. [KW]