Dewan Pers

Dark/Light Mode

Bahas Izin Kompetisi, Menpora Tegaskan Kesehatan Masyarakat Tetap Jadi Prioritas

Senin, 24 Mei 2021 18:45 WIB
Menpora Zainudin Amali usai Rakor dengan PSSI dan PT LIB. (Foto : Kemenpora)
Menpora Zainudin Amali usai Rakor dengan PSSI dan PT LIB. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Polri, PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta Pusat, Senin (24/5).

Hadir dalam rakor kali ini antara lain, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, Direktur Utama Akhmad Hadian Lukita, Deputi Bidang Pencegahan BNPB Harmensyah, dan Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto.

Usai rapat secara tertutup, Menpora Amali menyampaikan rapat kali ini membahas terkait izin penyelenggaran kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim kompetisi tahun 2021/2022 diantaranya terkait berbagai persyaratan, lokasi dan waktu untuk diajukan izin ke pihak Polri karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Berita Terkait : Berduka Atas Wafatnya Wagub Papua, Menpora Pastikan PON Tetap Jalan

“Hal yang kita bahas tadi adalah menyangkut persiapan PSSI dan LIB tentang penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2021/2022 karena kita tahu kompetisi ini durasinya tentu berbeda dengan turnamen biasa. Turnamen Piala Menpora contohnya yang lalu itu berlangsung 1 bulan kalau ini bahkan sampai lewat tahun makanya namanya musim 2021/2022,” kata Menpora Amali.

Lanjutnya, persiapan kompetisi ini berbeda baik itu dari penyelenggaraannya maupun penerapan protokol kesehatan. “Kita mau supaya penyelenggaraan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 itu berjalan sesuai dengan aturan dan kita tetap membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Menurut Menpora Amali, keselamatan dan kesehatan masyarakat harus diutamakan, tetapi di sisi lain kegiatan olahraga juga harus tetap didorong untuk aktif. “Apalagi sepak bola, kita tahu sepak bola sekarang ini luar biasa animo masyarakat dan bahkan banyak masyarakat yang sudah mulai masuk ke pengelolaan klub. Oleh karena itu kita fasilitasi, pemerintah memfasilitasi supaya kegairahan masyarakat baik mereka para pemilik klub, maupun para suporter dan masyarakat pada umumnya pencipta sepak bola terpenuhi keinginannya,” jelasnya.

Berita Terkait : Ombudsman Sampaikan Pengaduan Masyarakat Terbanyak Soal Restrukturisasi Kredit

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengungkapkan bahwa jika izin keramaian dari Kepolisian dan Satgas Covid-19 keluar, maka komepetisi Liga 1 akan mulai bergulir awal Juli 2021 sekitar antara tanggal 3 hingga 7 Juli.

“Kita mengalokasikan antara tanggal 3 sampai tanggal 7. Kurang lebih antara tanggal-tanggal itu karena masih ada pertandingan di luar yang diikuti oleh dua klub yang ada di Indonesia yaitu Persipura dan Bali United,” katanya.

Sementara untuk sistem, berdasarkan usulan dari pemilik klub nantinya akan digelar di Pulau Jawa dengan alasan mobilitas bisa ditempuh kendaraan dan akomodasi cukup banyak.

Berita Terkait : Kemenkes: Vaksinasi Gelombang 3 Dimulai, Masyarakat Miskin dan ODGJ Jadi Prioritas

Untuk liga 2 nantinya akan digelar di empat wilayah yang sudah saat ini sudah bersedia yaitu Palembang, Tangerang Selatan dan Riau dan bergulir 14 setelah kick off liga 1.

“Yang jelas kita berharap pertandingan bisa dimulai pada kira-kira awal Juli nanti sehingga nantinya pada bulan Maret tahun 2022 sudah bisa (kompetisi) selesai dilaksanakan,” harapnya. [IPL]