Dark/Light Mode

Dukung Menpora, Bamsoet Dorong Pemanfaatan Dana CSR Untuk Pembinaan Olahraga

Selasa, 14 September 2021 05:56 WIB
Menpora Zainudin Amali dan Ketua MPR Bamsoet saat menjadi narasumber dalam acara Diskusi Forum Merdeka Barat 9 atau FMB9 secara virtual. (Foto : Kemenpora)
Menpora Zainudin Amali dan Ketua MPR Bamsoet saat menjadi narasumber dalam acara Diskusi Forum Merdeka Barat 9 atau FMB9 secara virtual. (Foto : Kemenpora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mendorong agar perusahaan Swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengalokasikan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk pembinaan prestasi olahraga.

Menurut Bamsoet, dana CSR perusahaan yang beroperasi di Indonesia berdasarkan data di Badan Pusat Statistik Nasional mencapai Rp 10 triliun. Dana itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pembinaan olahraga sekitar 10 persen.

"Jangan sampai dana-dana CSR itu dipergunakan tidak tepat untuk mengurangi pajak saja. Harus didorong kepada pembinaan olahraga," ujar Bamsoet saat menjadi narasumber dalam acara Diskusi Forum Merdeka Barat 9 atau FMB9 secara virtual, Senin (13/9).

Berita Terkait : Teken MoU, IndiHome Bantu Siarkan Konten Kelautan Dan Perikanan

Hadir juga dalam acara ini, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. Namun demikian, Bamsoet menilai harus ada aturan yang mengatur terkait hal tersebut misalnya Peraturan Presiden, Peraturan Pemerintah atau Ketetapan Menteri Keuangan maka akan dapat membantu.

"Dengan ketetapan Presiden atau Perpres dana-dana itu untuk pembinaan olahraga, saya kira ini juga membantu meringankan beban APBN," pungkasnya.

Pada kesempatan ini, Bamsoet memuji Menpora Amali yang dinilai sudah berkontribusi banyak memajukan olahraga di Tanah Air. Salah satunya yakni meroketnya prestasi tim Merah Putih di ajang Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo. “Olahraga ini sangat penting. Dibawah Pak Menpora Amali kita berhasil meroketkan olahraga hingga ke internasional, seperti cabang olahraga bulu tangkis, angkat besi, dan lainnya,” kata Bamsoet.

Berita Terkait : Soal Sepakbola Kungfu, Menpora: Tak Pantas Masuk Timnas

Bamsoet menilai, olahraga nasional ini perlu didukung oleh semua stakeholder. Pihak swasta juga diminta turut mendukung perkembangan maupun pembinaan olahraga. Sehingga, pembinaan olahraga di Tanah Air bisa berjalan dengan baik.

“Mudah-mudahan ini bisa diperjuangkan. Harus ada perusahan-perusahaan yang ikut membina olahraga. Saya kira ini harus bisa kerja sama, dan pak Menpora bisa berkoordinasi sehingga pembinaan olahraga kita semakin bagus,” ujar Bamsoet.

Sementara itu, Menpora Amali sepakat dengan usulan Bamsoet bahwa sebagian dana-dana CSR perusahaan swasta maupun BUMN dialokasikan untuk pembinaan olahraga. Meski demikian, menurut dia, saat ini hal tersebut terkendala dengan regulasi yang ada. "Kita sih berharapnya begitu pak ketua, cuma ada hambatan di undang-undang tentang CSR. Itu dulu di tahun-tahun 80-an itu kan masih bisa untuk olahraga. Sekarang ini nggak boleh untuk olahraga," ucapnya.

Berita Terkait : Kunjungi Desa di Papua, Gus Halim Ungkap Pentingnya Data Dalam Pembangunan

Meski demikian, Menpora Amali mengungkapkan bahwa dirinya bersama Menteri BUMN Erick Thohir sudah melakukan pembicaraan agar setiap cabang olahraga agar dicarikan bapak angkat (penanggungjawab pembinaan). "Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Erick setiap cabor dicarikan bapak angkat," tukasnya. [IPL]