Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dialog Parpol Dari Asia Selatan Dan Asia Tenggara
Bamsoet Dorong Peningkatan Kerja Sama Multilateral Antar Negara
Kamis, 9 September 2021 22:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua MPR Bambang Soesatyo menegaskan, eksistensi partai politik sebagai entitas penting dan fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, akan selalu membentuk, mewarnai, dan memengaruhi sikap dan kebijakan politik internasional suatu negara. Karena itu, dirinya mengapresiasi forum dialog yang diikuti 300 lebih perwakilan partai politik dari negara-negara di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara, secara virtual, Kamis (9/9).
Dialog ini diikuti antara lain Menteri Departemen Internasional Komite Sentral Partai Komunis China Song Tao, Sekretaris Partai Komunis China di Daerah Otonom Guangxi Lu Xinshe, Anggota Polit Biro Partai Revolusioner Rakyat Laos sekaligus Presiden Front Laos untuk Pembangunan Nasional Sinlavong Khoutphaythoune, dan Ketua Majelis Nasional Nepal Ganesh Prasad Timilsina.
Menurut Bamsoet, sapaan akrab Bambang, forum dialog ini menjadi wadah untuk saling bertukar pikiran serta menghimpun ide dan gagasan dalam mewujudkan kerja sama multilateral yang lebih konstruktif. Sekaligus mempunyai peran strategis untuk membangun kesepahaman, memperkuat soliditas dan solidaritas kawasan, serta menumbuhkan komitmen untuk mengoptimalkan kerjasama di segala bidang. "Khususnya sektor perekonomian yang goyah karena terimbas pandemi Covid-19," ujar Bamsoet, dari Jakarta.
Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, akibat pandemi Covid-19, perekonomian global tahun 2020 turun tajam. IMF mengestimasi minus 3,5 persen, Bank Dunia minus 5,2 persen, dan OECD minus 4,2 persen. Untuk tahun 2021, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi global bisa mencapai 6 persen dan Bank Dunia 5,6 persen. Sedangkan untuk 2020, IMF memprediksi ekonomi dunia tumbuh 4,9 persen dan Bank Dunia 3,8 persen.
"OECD memprediksi tumbuh 5,8 persen untuk tahun 2021 dan 4,4 persen di tahun 2022. Sementara, WTO memprediksi volume perdagangan global pada tahun 2021 tumbuh 8 persen. Merealisasikannya butuh kerja sama antar negara, khususnya dari negara-negara maju untuk membantu negara-negara berpenghasilan menengah kebawah," jelas Bamsoet.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, dari sekitar 7,7 miliar penduduk dunia, sebanyak 223.449.197 di antaranya sudah terpapar virus Covid-19. Sebanyak 4.610.514 di antaranya meninggal dunia dan 199.964.502 di antaranya sembuh. Sementara, vaksin Covid-19 yang diberikan hingga saat ini sudah mencapai 5,5 miliar dosis. Namun, menurut WHO 80 persen distribusinya masih terpusat di negara-negara berpenghasilan tinggi dan menengah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya