Dark/Light Mode

Segara Research Ungkap Pindar Jadi Pilihan Utama Pembiayaan Masyarakat

Selasa, 9 Desember 2025 19:18 WIB
RIZKI SYAHPUTRA / RM
Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah (kanan) bersama Ketua Bidang Humas Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah (kiri) memaparkan hasil survei “Sumber-Sumber Pembiayaan dan Perilaku Peminjaman di Indonesia” di Jakarta, Selasa (9/12/2025).
Direktur Eksekutif Segara Research Institute Piter Abdullah (kanan) bersama Ketua Bidang Humas Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) Kuseryansyah (kiri) memaparkan hasil survei “Sumber-Sumber Pembiayaan dan Perilaku Peminjaman di Indonesia” di Jakarta, Selasa (9/12/2025).

Survei yang dilakukan pada Juni-Juli 2025 terhadap 2.119 responden di 20 kabupaten/kota pada tujuh provinsi ini mengungkap bahwa 73,5 persen responden memilih pinjaman daring (Pindar) karena kecepatan pencairan dana, sementara 62,5 persen memilih pinjaman dari perusahaan tempat bekerja, 59,1 persen pegadaian, dan 45 persen rentenir karena kemudahan persyaratan.

Survei juga menemukan adanya pola pembayaran cicilan bertahap (skema tadpole), di mana beban cicilan lebih besar di awal tenor, yang mencerminkan tingginya kebutuhan dana mendesak serta tantangan dalam penguatan literasi dan inklusi keuangan digital di Indonesia.