Dark/Light Mode

Pemerintah Tegaskan Perang terhadap Pelaku Manipulasi Saham

Sabtu, 31 Januari 2026 21:40 WIB
KHAIRIZAL ANWAR / RM
(Dari kiri) Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari, Anggota DK OJK Hasan Fawzi, Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik dan Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat menggelar konferensi pers terkait kondisi ekonomi dan pasar modal di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
(Dari kiri) Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria, Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Friderica Widyasari, Anggota DK OJK Hasan Fawzi, Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik dan Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat menggelar konferensi pers terkait kondisi ekonomi dan pasar modal di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, pemerintah dan otoritas pasar keuangan menegaskan komitmen menjaga stabilitas dan kredibilitas pasar modal serta memberikan peringatan keras kepada pelaku manipulasi pasar, termasuk praktik “saham gorengan” yang merugikan investor.