Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wamenaker Immanuel Ebenezer menyatakan keprihatinan dan kemarahan atas dugaan kekerasan seksual yang dilakukan mantan Rektor Universitas Pancasila, Edie Toet Hendratno. Ia menyebut kasus ini sebagai penghinaan terhadap kampus, perempuan, dan kaum buruh.
Noel, sapaan akrabnya, hadir di Polda Metro Jaya mendampingi dua korban bersama Kementerian PPPA. Ia menegaskan negara tidak tinggal diam. “Kampus tidak boleh ramah terhadap predator seksual,” ujarnya, Rabu (7/5/2025).
Ia menyatakan bahwa korban juga merupakan pekerja yang dilindungi UU Ketenagakerjaan. “Jika dunia pendidikan tidak ramah terhadap perempuan dan pekerja, berarti kita sedang di ambang krisis moral,” tegasnya.
Noel menyebut salah satu korban mengalami trauma mendalam. Ia juga mengecam dugaan intimidasi terhadap korban lainnya dan menyebut pelaku memiliki ‘beking’ dari kalangan jenderal. “Saya tantang bekingnya,” katanya.
Kemnaker akan menggerakkan seluruh instrumen hukum untuk melindungi korban dan memastikan keadilan ditegakkan.
Wamen PPPA Veronica Tan juga menegaskan bahwa negara hadir dan akan terus mengawal proses hukum yang sudah berlangsung 16 bulan ini. Ia mendorong penguatan UPTD dan penambahan saksi ahli.
“Kampus seharusnya menjadi tempat yang aman, bukan sarang predator,” tegas Noel.
Videografer: Iman Kurniawan
Editor: Hendrawan K Wijaya
Tags :
Video Lainnya