Dark/Light Mode

Menteri LH: Lingkungan Sehat Jadi Kunci Bonus Demografi Berkualitas

Rabu, 9 Juli 2025 16:59 WIB

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa bonus demografi yang tengah dialami Indonesia harus diiringi dengan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Pernyataan itu ia sampaikan saat penandatanganan nota kesepahaman antara KLH/BPLH dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) di Jakarta, Rabu, 9 Juli 2025.

"Penting untuk memastikan dan meningkatkan kualitas pertumbuhan generasi muda Indonesia dengan lingkungan hidup yang memiliki peran krusial di dalam memastikan pertumbuhan tersebut. Lingkungan hidup yang sehat dapat mengurangi risiko infeksi dan segala macam yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak," jelas Hanif.

Menurutnya, lingkungan yang baik akan melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing. Karena itu, ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor demi menjaga keberlanjutan lingkungan.

"Oleh karena itu penting bagi kita untuk berkolaborasi dan saling mendukung dalam merumuskan kebijakan serta melakukan implementasi yang memerhatikan keberlanjutan lingkungan hidup yang baik dan sehat untuk generasi saat ini dan masa depan," tambahnya.

Salah satu langkah nyatanya adalah mendorong program Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) sebagai syarat dalam penilaian PROPER 2025. Perusahaan yang ingin meraih predikat Emas diwajibkan menyediakan taman asuh untuk anak-anak pekerja.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Hanif Faisol Nurofiq dan Wihaji, selaku Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.

 

Videografer & Editor:

Hendrawan K. Wijaya