RM.id Rakyat Merdeka - Artis Dewi Rezer memang awalnya dikenal sebagai VJ MTV. Sekarang, dia juga sibuk wara-wiri di dunia akting. Eksis dan makin dikenal sebagai pemeran, Dewi mengaku syuting film dan sinetron sama enaknya.
"Aku syuting sinetron dari 2016. Aku juga udah mulai syuting stripping sih. Mau film, atau sinetron sama aja. Cuma waktu aja lebih tersita (di sinetron)," kata Dewi saat dijumpai.
"Yah, aku nggak nolak. Yang mana datang duluan. Tawaran sinetron apa film. Diambil aja, yang nggak bisa pilih peran. Karena ya udah aja pasti peran mamah-mamah," lanjutnya.
Baca juga : Rachel Amanda Ngeri Perankan Kisah Nyata
Sementara mantan istri Marcellino Lefrandt ini mengaku soal cerita dia memang tak ingin yang lebih banyak drama percintaan.
"Kemarin juga judulnya Drakula Cantik. Ada srigalanya, ada harimaunya. Ya fantasi lebih ke fiksi gitu. Memang sengaja nggak yang drama banget sih," jelasnya.
Yang terbaru, ibu dua anak itu sedang sibuk syuting sinetron terbarunya berjudul Ali yang mulai tayang 15 Juli 2018 pukul 20.00 setiap hari di MNCTV. Soal syutingnya kali ini, ternyata perempuan bernama asli Francesca Gabriella Dewi Rezer punya pengalaman menarik.
Baca juga : Ini Jadwal Kerja PNS Selama Ramadhan
Dewi yang sejatinya memiliki phobia semut, harus turun ke hutan. Ya, sinetron yang diproduseri oleh Syaiful Drajat itu mengambil setting berlatar belakang hutan.
"Syukurnya aku nggak ada syuting di hutan sih. Kebanyakan Ali (tokoh utama). Aku di rumah. Tapi, pas mengunjungi lokasi syuting di sini aku tadi melihat semut tuh. Duh, merinding sampai ke kepala," ceritanya.
"Kan orang phobia ada macam-macam ya. Sementara aku kan emang nggak bisa syuting di hutan. Jadi, dari pada sesak nafas nanti, ya cukup ketemu sama temen-temen aja di sini. Buat take (syuting) nggak ada sih," lanjut Dewi, tersenyum.
Baca juga : Jokowi Resmikan MRT Jakarta
Jika dia memang terpaksa dihadapkan dengan syuting di hutan, Dewi punya solusinya. "Biasanya, tanah ditutupin daun kering tuh. Jadi, nggak langsung tanah. Sumpah aku takut banget lihat semut yang numpuk-numpuk gitu," tambah dia lagi, sambil bergidik.
Sinetron Ali diangkat dari latar kisah nyata. Salah satu cerita legenda dari tanah Sunda, kisah seorang tokoh bernama Kiyai Manara. Namun, sosok Ali dalam sinetron ini, merupakan kisah yang dibuat dari rumah produksi Visual Generation Entertainment.
"Pesan dari sinetron ini adalah siapa pun bakal sengsara hidupnya kalau dipenuhi dengan dendam yang tak berkesudahan. Semoga sinetron ini tidak hanya sekedar menjadi tontonan, tapi juga bisa menjadi tuntunan," kata sang produser, Syaiful Drajat. [MER]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.