RM.id Rakyat Merdeka - Tatjana Saphira ngaku kapok main film horor. Namun keputusannya berubah saat ditawari proyek Kampung Siluman: Pulo Majeti. “Aku ditanya mau nggak syuting horor lagi? Aku bilang nggak, karena syutingnya capek,” buka Tatjana.
Baca juga : Tips Perjalanan Nyaman Saat Liburan Sekolah
Artis berdarah Jerman ini terkesan dengan cerita Keramat Pulo Majeti, di Kampung Siluman, Banjar, Jawa Barat. Tatjana juga tertarik dengan bahasa Sunda yang menjadi pengantar film tersebut.
Baca juga : Belajar Bahasa Sunda Ke Ayah
“Lieur pisan euy belajar bahasa Sunda. Untung ada acting coach-nya, dari awal reading sangat suportif. Ini warna baru bagi film horor,” ungkap bintang Sweet 20 ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.