BREAKING NEWS
 

Industri Perhotelan Terdampak Pengetatan Anggaran

InJourney Pede Hunian Hotel BUMN Meningkat

Reporter : IRMA YULIA
Editor : ESTI FITRIA WULANDARI
Rabu, 19 Maret 2025 07:05 WIB
Direktur Utama InJourney Maya Watono. (Foto: Instagram/mayawatono)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney percara diri (pede) hunian hotel di bawah pengelolaannya akan meningkat pada momen libur Lebaran. Sebab, waktu libur masyarakat tahun ini lebih panjang.

Industri perhotelan mu­lai merasakan dampak dari efisiensi anggaran yang dilaku­kan Pemerintah, yakni beru­pa penurunan okupansi hotel.Namun, Holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Aviasi dan Pariwisata, yakni PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, masih optimistis mampu mengerek okupansi hotel-hotel kelolaannya. Caranya, yakni dengan mengoptimalkan masa libur panjang Lebaran tahun ini.

Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, sejauh ini hotel-hotel di bawah naungan InJourney Group ma­sih mencatatkan peningkatan okupansi.

“Kami lihat masih ada pening­katan jumlah pengunjung, walau memang ada tekanan. Tapi kami perlu melihat setidaknya dua bulan ke depan akan seperti apa,” ujar Maya kepada Rakyat Merde­ka di Jakarta, Senin (17/3/2025).

Kendati ada penerapan efisien­si oleh Pemerintah, Maya meli­hat kebijakan terkait Work From Anywhere (WFA) berpotensi memberi dampak positif pada tingkat kunjungan masyarakat.

Baca juga : Pemerintah Optimalkan Peran Usaha Wong Cilik

Terlebih, pada momen Ra­madan kali ini, masyarakat memiliki waktu bepergian yang jauh lebih lama. Karenanya ia mematok target kenaikan okupansi hotel BUMN selama periode libur Lebaran bisa di atas 20 persen.

Menurut Maya, ada sekitar 40 hotel anak usahanya, yaitu InJourney Hospitality atau Ho­tel Indonesia Natour (HIN), yang akan menghadapi peak season pada 30-31 Maret 2025.

“Beberapa hotel yang lokasinya memang di wilayah yang jadi tujuan destinasi, proyeksi okupansinya bahkan bisa di atas 80 persen,” katanya pede.

Adsense

Maya lmencontohkan, hotel-hotel di bawah naungan InJour­ney seperti Hotel Meru, Bali Beach, Merusaka Nusa Dua, Truntum Kuta, Inna Sindhu Beach, The Manohara Yogya­karta dan Khas Tugu Malioboro, akan mendapatkan lonjakan okupansi yang cukup signifikan.

“Untuk kawasan The Nusa Dua, prediksinya memiliki oku­pansi tertinggi hingga 82 persen pada 2025 dengan 43 ribu kun­jungan,” katanya.

Baca juga : BPBD Cs Geser Potensi Hujan Ekstrem Ke Laut

Dengan kondisi tersebut, ia optimistis periode Ramadan dan libur Lebaran masih akan menjadi momentum penting bagi pertumbuhan sektor aviasi dan pariwisata.

Terpisah, Director of Marketing Communications The Meru SanurBali Beach Hotel Melody Sia­gian menuturkan, moment libur Lebaran kali ini juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi, yang merupakan perayaan sakral bagi umat Hindu.

Sehingga pihaknya turut mengoptimalkan momen terse­but dengan menghadirkan promo spesial bagi wisatawan yang ingin menikmati perayaan Nyepi.

Pihaknya menghadirkan pro­mo Sekala & Niskala Escape, yang menawarkan aktivitas menyelaraskan fisik dan spiri­tual di mana para tamu dapat meresapi dimensi yang tampak (sekala) dan tidak tampak (ni­skala) dari keseimbangandan keharmonisan.

“Melalui aktivitas-aktivi­tas wellness yang dirancang khusus untuk meremajakan diri,” beber Melody, melalui siaran pers, Senin (10/3/2025).

Baca juga : Tim Kanguru Waspadai Kekuatan Skuad Garuda

Untuk meresapi Hari Raya Nyepi di The Meru Sanur, harga yang ditawarkan mulai dari Rp 8.449.000 untuk pengalaman menginap 2 hari.

“Ini sudah termasuk makan malam pada 29 Maret 2025 untuk 2 orang, dengan peri­ode booking hingga 28 Maret 2025 untuk periode menginap 28-20 Maret 2025,” pungkas Melody.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense