Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Pemerintah Optimalkan Peran Usaha Wong Cilik
Rabu, 19 Maret 2025 07:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) terus menjadi motor penggerak utama perekonomian nasional. Kontribusi usaha wong cilik itu lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja di Indonesia.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, hingga saat ini terdapat lebih dari 64 juta unit UMKM yang mencakup 99 persen dari seluruh unit usaha di Indonesia.
“Untuk itu, perlu upaya optimalisasi agar UMKM dapat naik kelas dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Airlangga dalam keterangan resmi Kemenko Perekonomian, Selasa (18/3/2025).
Airlangga menegaskan, kemajuan UMKM tidak hanya bergantung pada kebijakan Pemerintah, tetapi juga membutuhkan kontribusi sektor swasta.
Baca juga : BPBD Cs Geser Potensi Hujan Ekstrem Ke Laut
Salah satu program yang telah terbukti mendukung pelaku usaha kecil adalah Sampoerna Retail Community (SRC), yang telah mencakup 250 ribu mitra UMKM di seluruh Indonesia.
“Kehadiran pihak swasta dalam memajukan UMKM membuat kami optimistis terhadap perekonomian Indonesia karena pasar domestik Indonesia memiliki daya tahan yang tinggi,” jelas Airlangga.
Dia juga menekankan bahwa optimisme pelaku UMKM sangat penting bagi perekonomian nasional. Mengingat 52 persen dari total ekonomi Indonesia berasal dari sektor konsumsi.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah terus memperluas akses pembiayaan bagi UMKM melalui berbagai skema kredit dengan bunga subsidi.
Baca juga : Tim Kanguru Waspadai Kekuatan Skuad Garuda
Salah satunya Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang pada tahun 2025 akan ditingkatkan hingga Rp 300 triliun. Khususnya untuk sektor perdagangan.
Selain akses pembiayaan, Pemerintah juga mendorong penguatan kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan usaha.
Digitalisasi UMKM juga menjadi fokus utama, dengan upaya memperluas penggunaan sistem pembayaran digital agar pelaku usaha dapat lebih mudah beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan peran UMKM semakin optimal dalam mendukung Indonesia menjadi negara maju.
Baca juga : Laga Lanjutan NBA, Lakers Bantai Spurs
“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, kita harus bisa keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah dalam waktu 10 tahun ke depan,” pungkas Airlangga.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya