BREAKING NEWS
 

Menakar Langkah Politik PKB Jika Imin Tak Jadi Cawapres

Sirojudin Abbas: PKB Masih Mungkin Pindah Ke Koalisi Lain

Reporter : NANA MAULANA
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 8 Juli 2023 07:10 WIB
Sirojudin Abbas, Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research And Consulting.

 Sebelumnya 
Jika keluar dari KKIR, apakah PKB cenderung bergabung dengan koalisi partai-partai pendukung pemerintahan saat ini?

Adsense

PKB pindah ke mana, itu ter­gantung Capres atau koalisi mana yang punya potensi kemenangan paling besar. Ini masih bisa berubah dalam empat bulan ke depan, hingga menjelang batas waktu pendaftaran Capres-Cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kecuali, jika ada Capres atau koalisi yang sudah unggul jauh sebelum pendaf­taran.

Bagaimana Anda melihat peluang Muhaimin menjadi Cawapresnya Prabowo?

Masih mengambang. Saya kira, alasan Prabowo menunda keputu­san tentang Cawapres, tidak hanya soal peluang kemenangan atau risiko kekalahan. Tetapi, karena situasi politik nasional masih sangat cair dan dinamis.

Baca juga : Syaiful Huda: PKB Dan Gerindra Sudah Tunangan

Pertimbangannya apa saja?

Banyak faktor di luar elektabilitas (keterpilihan) yang masih harus di­hitung secara hati-hati dalam empat bulan ke depan. Negosiasi partai-partai untuk berkoalisi, masih akan berlangsung hingga menjelang batas pendaftaran Capres-Cawapres ke KPU.

Apakah Prabowo menunggu Presiden Jokowi, tentang siapa Cawapres yang tepat?

Saya kira, Presiden cenderung tidak memberikan dukungan secara eksplisit. Sebagai incumbent, sikap ini penting untuk menjaga keseim­bangan kompetisi.

Baca juga : Sirojudin Abbas: Elektabilitas Bukan Pertimbangan Utama

Gabungan suara Gerindra dan PKB sudah cukup untuk mengusung Capres-Cawapres. Tapi, kena­pa mereka tidak segera menetapkan Capres-Cawapres?

Presidential threshold adalah syarat minimal untuk bisa mencalonkan. Sifatnya formal atau administratif. Bukan syarat untuk memenangkan pasangan calon.

Untuk memenangkan pasangan calon, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan. Saya kira, itulah se­babnya Pak Prabowo atau Gerindra belum mau menetapkan Cawapresnya saat ini.

Tapi, Muhaimin atau PKB kan sudah setuju Prabowo sebagai Capres?

Baca juga : Erick, Cawapres Paling Dapat Tempat Di Hati Masyarakat, Disukai Parpol

Bagi saya, Prabowo disepakati sebagai Capres Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) baru sepihak. Dari Gerindra. Itu adalah cara PKB menghargai Gerindra.

Sampai saat ini, PKB masih ingin mengajukan Muhaimin sebagai Capres. Tapi, karena elektabilitas Muhaimin sebagai capres kurang kompetitif, daya tawar politiknya di bawah Prabowo. Akhirnya, Muhaimin memposisikan diri sebagai bakal Cawapres. [NNM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense