Sebelumnya
Jika keluar dari KKIR, apakah PKB cenderung bergabung dengan koalisi partai-partai pendukung pemerintahan saat ini?
PKB pindah ke mana, itu tergantung Capres atau koalisi mana yang punya potensi kemenangan paling besar. Ini masih bisa berubah dalam empat bulan ke depan, hingga menjelang batas waktu pendaftaran Capres-Cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kecuali, jika ada Capres atau koalisi yang sudah unggul jauh sebelum pendaftaran.
Bagaimana Anda melihat peluang Muhaimin menjadi Cawapresnya Prabowo?
Masih mengambang. Saya kira, alasan Prabowo menunda keputusan tentang Cawapres, tidak hanya soal peluang kemenangan atau risiko kekalahan. Tetapi, karena situasi politik nasional masih sangat cair dan dinamis.
Baca juga : Syaiful Huda: PKB Dan Gerindra Sudah Tunangan
Pertimbangannya apa saja?
Banyak faktor di luar elektabilitas (keterpilihan) yang masih harus dihitung secara hati-hati dalam empat bulan ke depan. Negosiasi partai-partai untuk berkoalisi, masih akan berlangsung hingga menjelang batas pendaftaran Capres-Cawapres ke KPU.
Apakah Prabowo menunggu Presiden Jokowi, tentang siapa Cawapres yang tepat?
Saya kira, Presiden cenderung tidak memberikan dukungan secara eksplisit. Sebagai incumbent, sikap ini penting untuk menjaga keseimbangan kompetisi.
Baca juga : Sirojudin Abbas: Elektabilitas Bukan Pertimbangan Utama
Gabungan suara Gerindra dan PKB sudah cukup untuk mengusung Capres-Cawapres. Tapi, kenapa mereka tidak segera menetapkan Capres-Cawapres?
Presidential threshold adalah syarat minimal untuk bisa mencalonkan. Sifatnya formal atau administratif. Bukan syarat untuk memenangkan pasangan calon.
Untuk memenangkan pasangan calon, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan. Saya kira, itulah sebabnya Pak Prabowo atau Gerindra belum mau menetapkan Cawapresnya saat ini.
Tapi, Muhaimin atau PKB kan sudah setuju Prabowo sebagai Capres?
Baca juga : Erick, Cawapres Paling Dapat Tempat Di Hati Masyarakat, Disukai Parpol
Bagi saya, Prabowo disepakati sebagai Capres Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) baru sepihak. Dari Gerindra. Itu adalah cara PKB menghargai Gerindra.
Sampai saat ini, PKB masih ingin mengajukan Muhaimin sebagai Capres. Tapi, karena elektabilitas Muhaimin sebagai capres kurang kompetitif, daya tawar politiknya di bawah Prabowo. Akhirnya, Muhaimin memposisikan diri sebagai bakal Cawapres. [NNM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.