Sebelumnya
Apakah Starlink memiliki dampak negatif bagi keamanan data Indonesia?
Ada beberapa potensi ancaman. Layanan internet satelit yang dioperasikan perusahaan asing, dapat menyebabkan negara menjadi kurang memiliki kontrol langsung atas infrastruktur tersebut. Negara mungkin tidak dapat mengambil tindakan yang diperlukan, dalam situasi darurat atau konflik.
Apakah hal itu berbahaya?
Ketergantungan yang berlebihan pada layanan internet satelit yang dioperasikan perusahaan asing, dapat membuat negara menjadi lebih rentan terhadap campur tangan asing dalam operasional infrastruktur komunikasinya.
Gangguan atau penghentian akses ke layanan ini oleh negara asing, dapat mengganggu fungsi-fungsi penting yang melibatkan keamanan nasional. Seperti, koordinasi dalam respons bencana alam, tindakan militer, atau penegakan hukum. Ketergantungan layanan ini, bukanlah sebuah perkiraan semata.
Baca juga : Pemerintah Kantongi Cuan 1,5 T Dari WWF
Konkretnya?
Starlink sudah pernah memanfaatkan ketergantungan suatu negara, untuk memberikan keuntungan bagi perusahaan tersebut. Pada 28 Februari 2022, Starlink memberikan akses internet gratis kepada pemerintah Ukrania. Setelah cukup lama Pemerintah Ukraina menggunakan layanan ini dan sudah menjadi suatu ketergantungan, pada 30 September 2022, Starlink menghentikan layanannya. Hal ini akan sangat mengancam nyawa prajurit Ukraina yang sedang berada di medan pertempuran.
Langkah konkret apa yang bisa dilakukan Pemerintah?
Salah satunya adalah memastikan bahwa trafik internet di Indonesia melalui Starlink hanya dilewatkan NAP lokal, dan tidak menggunakan laser link sebagai backbone layanan Starlink di Indonesia.
Adakah potensi ancaman kedaulatan siber lainnya?
Baca juga : Rakernas V PDIP Dimulai
Adanya akses yang tidak diinginkan, saat negara-negara asing atau entitas jahat dapat mencoba mengakses infrastruktur satelit untuk tujuan yang merugikan. Seperti, mata-mata atau serangan siber, sehingga keamanan infrastruktur satelit perlu dijaga dengan ketat untuk mencegah akses yang tidak diinginkan.
Serangan siber yang berhasil, dapat mempengaruhi operasional satelit, merusak atau mematikan satelit, mencuri informasi penting, atau mengganggu komunikasi.
Selain itu?
Semakin masifnya perkembangan Starlink, membuat masalah baru untuk aparat penegakan hukum dan intelijen. Sebab, alat-alat lawfull intercept dan monitoring yang sudah kita miliki, tidak akan terpakai karena perbedaan teknologi. Seolah-oleh aparat penegakan hukum dan intelijen kita, buta dan tuli terhadap komunikasi yang melalui Starlink.
Ada dampak lainnya?
Baca juga : Hati-hati, Mahasiswa Bisa Terjerat Utang
Pemanfaatan satelit untuk melakukan serangan fisik. Misalnya melakukan serangan ke Ibu Kota Negara (IKN) dengan cara mengubah orbit satelit dan dijatuhkan ke infrastruktur kritis yang melayani IKN, seperti gardu induk PLN atau kilang Pertamina. NNM
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Jum'at, 24 Mei 2024 dengan judul "Khawatir Rentan Campur Tangan Asing, Starlink Punya Elon Musk Jadi Bahan Omongan, Pratama Persadha: Jadi Rentan Sama Campur Tangan Asing"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.