BREAKING NEWS
 

Masuk Kandang Banteng, PSI Coba Kuasai Jawa Tengah

Ariyo Bimmo: Jawa Tengah Bisa Jadi Basis Kita Kok

Reporter : IRANDI KASMARA
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 16 November 2024 07:40 WIB
Ariyo Bimmo, Jubir DPP PSI. (Foto: Dok. Rakyat Merdeka/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terbentuk, Jawa Tengah menjadi basis utama partainya Megawati Soekarnoputri.

Hingga kini, belum ada partai politik yang mampu menggoyang posisi PDIP di Jawa Tengah (Jateng). Setiap Pemilu, PDIP selalu menjadi partai pemenang di Jateng. Karenanya, tidak heran jika muncul julukan, Jateng sebagai kandang banteng atau Jateng is red (merah).

Tetapi, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep mencoba merebut predikat Jateng sebagai kandang banteng, menjadi kandang PSI. Keinginan itu terlontar ketika Kaesang menghadiri acara bertajuk 'Zilenial Fest Gen Z & Milenial' bersama Luthfi dan Yoyok di Aula Hotel UTC Semarang, Kelurahan Petompon, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu malam (13/11/2024).

Baca juga : Tradisi Bawa Rombongan Sudah Nggak Zaman Lagi

Seperti diketahui, Luthfi adalah Calon Gubernur Jateng, dan Yoyok merupakan Calon Wali Kota Semarang. Yoyok juga menjabat sebagai CEO PSIS (Persatuan Sepakbola Indonesia Semarang). Ratusan anak muda Jateng mengikuti acara untuk pemenangan Luthfi dan Yoyok ini. Dalam sambutannya, Kaesang sempat menyinggung terkait sepak bola dan politik. Dia meminta generasi muda tidak mencampuradukkan isu sepak bola dengan politik.

Kaesang bersama kedua paslon itu, hadir mengenakan jaket putih-biru. "Yang dari Semarang Kota, coblos nomor loro (dua) ya, bocahe dewe. Mosok ora (masa tidak) nyoblos bocahe dewe. Sing due (yang punya) PSIS loh," katanya.

Perkataan Kaesang itu mendapat seruan ratusan muda-mudi yang hadir malam itu. Para muda-mudi sontak bersorak, terutama saat Kaesang mengatakan PSIS sering kalah dalam pertandingan sepakbola.

Baca juga : Golkar Mau Cetak Rekor MURI

"PSIS kalahan, Persis (Persis, Persis Solo adalah Persatuan Sepak Bola Indonesia Surakarta)-ku yo (juga) kalahan. Tapi maksud saya, sepak bola itu sepak bola, politik itu politik. Jangan dijadikan satu. Beliau (Yoyok) keluar duit berapa coba buat PSIS? Jateng is red (itu merah) bukan Jateng is blue (itu biru)," lanjut Kaesang, dilansir detik.com.

Penonton kembali bersorak. Mereka mempertanyakan makna kalimat terakhir yang dilontarkan Kaesang. Mendengar beberapa penonton meneriakkan 'PDIP' yang identik dengan merah, Kaesang pun merevisi ucapannya. "Maksudnya Jateng is red itu PSI, bukan partai sebelah," ucapnya.

Pernyataan Kaesang itu, kemudian diuraikan Juru Bicara DPP PSI, Ariyo Bimmo sebagai bentuk keinginan dari seluruh kader PSI yang ingin menjadikan Jateng sebagai basis PSI.

Baca juga : Pemerintah Berantas TPPO Sampai Akarnya

Menanggapi hal itu, Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menilai, keinginan Ketum PSI menjadikan Jateng sebagai basis, karena mendapatkan sokongan dari kekuasaan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense