Sebelumnya
Bagaimana Anda melihat wacana, siswa-siswi libur selama bulan Ramadan?
Rencana Pemerintah kan ingin mengkondisikan agar peserta didik itu menumbuhkan keterampilan bersikap religiusnya. Harapannya seperti itu. Dulu, pada masa saya sekolah, juga libur satu bulan penuh selama Ramadan.
Namun, dinamika masyarakat sekarang berbeda. Dahulu di keluarga kami, memang memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan ibadah. Situasi dahulu, belum ada permainan yang meriah.
Kalau sekarang?
Baca juga : Abdul Fikri Faqih: Isi Libur Dengan Beragam Program
Kondisi sekarang, bisa dikatakan semua siswa memiliki HP. Bagi siswa yang malas, bisa "tenggelam" bermain HP dalam waktu libur yang lama. Dinamika masyarakat sudah berbeda.
Anda tidak yakin siswa belajar di rumah selama libur satu bulan?
Iya, kami sebagai pendidik, ragu terhadap hal ini. Karena, banyak orangtua yang bekerja. Sulit mengawasi anaknya saat mereka bekerja.
Memang harapan awalnya, anak di rumah meningkatkan ibadah. Tetapi, jika tidak ada orangtua yang mengawasi, maka akan sulit terlaksana.
Baca juga : Menhub: Penumpang Angkutan Naik
Lebih baik tidak ada perubahan jadwal sekolah selama Ramadan ya?
Iya, karena sekolah punya kendali. Siswa membawa HP, namun HP-nya di loker. Artinya, itu terawasi. Namun, jika satu bulan di rumah, mampukah orangtua mengendalikan anaknya.
Selain itu, pada pekan ketiga Maret, pembelajaran terakhir. Pada minggu keempat, ujian akhir semester kelas IX (SMP). Awal April sudah ujian praktik. Akhir April sudah ujian sekolah. Kalau Maret libur satu bulan selama Ramadan, maka jadwalnya terlalu mepet.
Namun, ini tergantung Pemerintah sebagai pembuat kebijakan. Apa yang saya sampaikan ini, hanya masukan saya sebagai guru. Guru hanya pelaksana keinginan Pemerintah. NNM
Baca juga : Netizen Minta Polisi Gencarkan Sosialisasi
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 2, edisi Selasa, 7 Januari 2025 dengan judul "Libur Sekolah Selama Ramadan, Diwacanakan Kemenag, Tuai Pro-Kontra, Heru Purnomo: Saya Tidak Yakin, Anak Belajar Di Waktu Libur"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.