Dark/Light Mode

Dijagokan Sejumlah Daerah

Gus Ipul, Dudung Dan Gus Yasin Masuk Bursa Ketua Umum PPP

Selasa, 7 Januari 2025 07:20 WIB
Ketua DPW Partai Persatu­an Pembangunan (PPP) Jawa Tengah, Masruhan Samsurie. (Foto: Istimewa)
Ketua DPW Partai Persatu­an Pembangunan (PPP) Jawa Tengah, Masruhan Samsurie. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perhelatan Muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) semakin santer. Setelah PPP Jawa Timur, kini PPP Jawa Tengah menyoroti muktamar untuk mengganti pucuk pimpinan partai berlambang Kabah itu.

Ketua DPW Partai Persatu­an Pembangunan (PPP) Jawa Tengah, Masruhan Samsurie menegaskan kesiapan PPP Jawa Tengah menjadi tuan rumah Muktamar 2025. Bahkan, Masru­han juga memaparkan sejumlah nama yang siap didorong untuk menjadi ketua umum PPP.

“Yang masuk dalam radar itu, seperti Gus Yasin, Dudung Ab­durachman, dan Gus Ipul,” kata Masruhan pada acara tasyakuran, istighosah, dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) PPP ke-52 di DPW PPP Jawa Tengah, Sabtu (4/1/2025).

“Kami mendengar kabar bah­wa Sekjen PBNU (Gus Ipul) juga menunjukkan minat terha­dap PPP, dengan intens menjalin komunikasi bersama para elite PPP, terutama di Jawa Timur,” sambung Masruhan.

Baca juga : Gerindra: Kejutan Dan Harapan Demokrasi

Dia mengatakan, acara istig­hosah dan doa bersama menjadi momen refleksi dan harapan baru bagi PPP Jawa Tengah untuk kembali bangkit sebagai partai yang dicintai masyarakat. Dengan kebersamaan dan kerja keras, kata dia, PPP Jawa Tengah optimis menghadapi tantangan sekarang dan akan datang.

“Kehadiran para ulama dan tokoh penting semakin mem­perkuat semangat perjuangan PPP dalam mewarnai politik In­donesia di masa depan, tegasnya.

Acara tersebut dihadiri para ulama dan kiai, di antaranya KH Haris Shodaqoh, KH Endro Suyitno, KH Habib Ihsanudin, serta Wakil Gubernur Jawa Tengah sekaligus tokoh PPP, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin).

Sebelum acara utama, rom­bongan pengurus partai berlam­bang Kabah Jateng ini terlebih dahulu berziarah ke makam mantan Ketua DPW PPP Jawa Tengah; KH Karmani dan KH Hisyam Alie.

Baca juga : Kredit Alsintan Buat Petani Hanya Berbunga 3 Persen

“Kehadiran para kiai semakin menegaskan pentingnya sinergi antara ulama dan PPP sebagai partai politik yang berakar pada perjuangan umat Islam,” tandas Masruhan.

Sementara, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengatakan pentingnya peran PPP sebagai partai Islam untuk terus mewarnai dan bersinergi dengan Pemerintah. Khususnya dalam memperjuangkan kepentingan umat Islam di akar rumput.

“PPP adalah partai yang lahir dari perjuangan ulama,” ujarnya.

Dalam perjalanannya, lanjut Gus Yasin, PPP memiliki tantang­an yang tidak mudah. Kader par­tai Kabah harus tetap berjuang. Sebagai kader pesantren, semua memiliki tanggung jawab untuk tetap memastikan PPP tetap eksis dan mewarnai politik Indonesia.

Baca juga : Merger Maskapai BUMN Saling Lengkapi Layanan

“Khususnya pada Pemilu 2029,” tegasnya

Dia meyakini, sebagai warisan dari pendiri-pendirinya seperti Mbah Maimoen, PPP tetap men­jadi idaman masyarakat. Khu­susnya, di kalangan pesantren. Saat ini, kata dia, bagaimana kader PPP membangun kebersa­maan, mendekatkan diri kepada masyarakat, dan benar-benar ada di hati rakyat.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.